Rubrik

iptek > lingkungan > Pesan Kuat bagi Kesepakatan Paris


EQUATOR PRIZE 2015

Pesan Kuat bagi Kesepakatan Paris

PARIS, KOMPAS — Masyarakat adat merupakan salah satu kunci penekan laju perubahan iklim dari sisi praktik menjaga keutuhan hutan. Namun, pengetahuan dan pengalaman mereka tidak sejalan dengan pengakuan hak-haknya. Saat ini, 70 persen masyarakat adat dibelit kasus konflik kepemilikan lahan di kawasan hutan dan haknya tidak diakui.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Masyarakat Adat dan Perubahan Iklim

    Pada 9 Agustus 2015, Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia diselenggarakan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara di Bali bersamaan dengan Festival Nusantara. Pada saat yang bersamaan, kita men

  • Masyarakat Adat Perjuangkan Hak

    Paris, Kompas Hingga hari kelima perundingan Konferensi Perubahan Iklim PBB 2015, kelompok masyarakat adat masih waswas. Mereka khawatir bahasan terkait hak asasi manusia dan penerapannya terhadap m

  • Presiden Didesak Konkretkan Hak-hak Masyarakat Adat

    DELI SERDANG, KOMPAS Upaya pemerintah memenuhi tuntutan masyarakat adat dinilai belum maksimal. Karena itu, masyarakat adat menagih komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk mengonkretkan hak-

  • Rekonsiliasi Negara-Masyarakat Adat

    Pak Nur, begitu M Jafar Nur sering dipanggil. Seperti masyarakat adat lainnya, Pak Nur menggarap tanah leluhurnya untuk menghidupi keluarganya. Namun, pada Oktober 2014, bencana datang menghampirinya.

  • Masyarakat Adat Belum Rasakan Kemerdekaan

    Jakarta, Kompas Meskipun telah 70 tahun Indonesia merdeka, masyarakat adat belum merasakan kemerdekaan itu. Hingga kini pengakuan hak-hak masyarakat adat belum jelas. Bahkan, hak-hak masyarakat ada

  • Mari Terus Bermimpi tentang SDGs

    Tiga hari berlalu. Peringatan Hari Bumi yang bertema ”Melek Lingkungan dan Perubahan Iklim”, di Indonesia diperingati dengan kegiatan penanaman mangrove oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan be

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas