Rubrik

Semua Sekolah Asing Dilarang Beroperasi


KOMPAS, 20 Mei 1966

Semua Sekolah Asing Dilarang Beroperasi

Wakil Perdana Menteri Dr Roeslan Abdulgani mengumumkan, pemerintah melarang beroperasinya sekolah asing untuk umum di Indonesia. Keputusan itu merupakan hasil Sidang Presidium Kabinet pada 18 Mei di Sekretariat Negara. Sementara untuk pelaksanaannya akan disusun suatu undang-undang, yakni akan ada pengecualian bagi sekolah asing yang diperuntukkan bagi keluarga pegawai kedutaan yang bersangkutan. Bagi sekolah Tionghoa yang ada, pengelolaannya akan diambil alih pemerintah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Sistem Semi-daring Dirintis Tahun 2015

    JAKARTA, KOMPAS — Ujian nasional dengan sistem semi-daring (online) dimulai tahun ini dengan target sementara 862 sekolah jenjang pendidikan menengah. Khusus untuk sekolah menengah kejuruan, terdapat

  • Pungutan Berkedok Sumbangan

    Pungutan sekolah selalu menghantui orangtua murid setiap tahun ajaran baru. Selain membiayai kebutuhan pribadi siswa, para orangtua harus membayar pungutan sekolah yang mencekik leher. Tahun ini, t

  • UN Tak Mesti Pakai Komputer

    JAKARTA, KOMPAS Ujian nasional berbasis komputer hanya diperuntukkan bagi sekolah-sekolah yang memiliki fasilitas komputer dan terjangkau jaringan internet memadai. Sekolah yang belum memiliki fasili

  • Paradoks Teknologi Belajar

    Bagi sekolah di kota besar yang sudah berfasilitas baik dan dilayani guru bermutu, penyediaan teknologi belajar bagi para murid adalah suatu kemewahan. Teknologi untuk belajar di sekolah yang sudah

  • Materi Soal Bakal Disesuaikan

    Jakarta, Kompas Khusus bagi sekolah-sekolah di wilayah yang terkena kabut asap, pemerintah berencana menyesuaikan materi ujian dalam ujian nasional yang diselenggarakan pada April 2016. Hal itu mengi

  • Berguru Bukan kepada Guru yang Menggurui

    Selesai memotong satu ayam menjadi 12 bagian, Surej (12) segera berlari menuju kios ”Hole in the Wall”, fasilitas komputer yang ”ditanam” di dinding di kios belakang tempatnya berjualan. Di depan tiga

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas