Rubrik

Konsumsi Sedot Uang Mudik


Konsumsi Sedot Uang Mudik

Pemerintah Perlu Buka Saluran Investasi Dana Pemudik di Daerah-daerah

JAKARTA, KOMPASPuluhan triliun rupiah yang mengalir ke daerah-daerah lewat aktivitas mudik warga dan proses transfer menjelang Lebaran belum mampu menggerakkan ekonomi daerah. Pemudik cenderung memanfaatkan uang mereka untuk keperluan konsumtif. Itu karena minimnya sektor usaha yang bisa dikembangkan di daerah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Ketika Mereka Bergegas Menjelang Lebaran

    Lebaran masih tiga bulan lagi, tetapi masyarakat mulai berburu tiket mudik. Bahkan, untuk beberapa tujuan kota, tiket dalam jaringan kereta api mulai dari H-7 sudah habis terjual pada Kamis lalu. Mod

  • Tarif Angkutan Tidak Jelas

    JAKARTA, KOMPAS Dewan Perwakilan Rakyat meminta maskapai penerbangan transparan dalam menerapkan batas atas tarif pesawat menjelang Lebaran 2016. Calon penumpang perlu tahu bahwa tarif yang dibeb

  • Pesanan di Pusat Konfeksi Meningkat Dua Kali Lipat

    Jakarta, Kompas Menjelang Lebaran, pesanan pakaian jadi di pusat konfeksi Tambora, Jakarta Barat, meningkat hingga dua kali lipat. Para pedagang pun mengeluh tak bisa memenuhi orderan karena sulit me

  • Harga Barang Kembali Naik

    MAKASSAR, KOMPAS Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di beberapa daerah yang sempat turun pekan lalu perlahan kembali naik menjelang Lebaran. Kenaikan diprediksi akan semakin tinggi tiga hari menjel

  • Mereka Ada dan Tetap Penuh Harap

    Jose Edward (4) sedang tidur nyenyak saat ditemui di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (26/2). Selang yang tersambung di sekujur tubuhnya seolah tak mengusiknya untuk b

  • Gunakan Dana untuk Ekonomi Produktif

    JAMBI, KOMPAS Dari Rp 856 miliar dana desa untuk Provinsi Jambi, tak sampai 10 persen dimanfaatkan untuk program pemberdayaan masyarakat bagi peningkatan ekonomi produktif. Kemampuan pengelolaan oleh

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas