Rubrik

Konsumsi Sedot Uang Mudik


Konsumsi Sedot Uang Mudik

Pemerintah Perlu Buka Saluran Investasi Dana Pemudik di Daerah-daerah

JAKARTA, KOMPASPuluhan triliun rupiah yang mengalir ke daerah-daerah lewat aktivitas mudik warga dan proses transfer menjelang Lebaran belum mampu menggerakkan ekonomi daerah. Pemudik cenderung memanfaatkan uang mereka untuk keperluan konsumtif. Itu karena minimnya sektor usaha yang bisa dikembangkan di daerah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Mereka Ada dan Tetap Penuh Harap

    Jose Edward (4) sedang tidur nyenyak saat ditemui di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (26/2). Selang yang tersambung di sekujur tubuhnya seolah tak mengusiknya untuk b

  • Gunakan Dana untuk Ekonomi Produktif

    JAMBI, KOMPAS Dari Rp 856 miliar dana desa untuk Provinsi Jambi, tak sampai 10 persen dimanfaatkan untuk program pemberdayaan masyarakat bagi peningkatan ekonomi produktif. Kemampuan pengelolaan oleh

  • Memelihara Semangat Memulung Sampah

    Antara pukul 08.00 dan pukul 10.00, Sabtu (29/8), di ruas Kali Ciliwung di Sempur, Bogor Tengah, terulang suasana yang sudah menjadi pemandangan rutin selama tujuh tahun terakhir.Sabtu pagi itu, tak l

  • Pemudik Berdatangan di Tirtonadi

    SOLO, KOMPAS Pemudik terus berdatangan di Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah. Mendekati hari-H Lebaran, jumlah penumpang yang datang ataupun berangkat semakin meningkat. Berdasarkan pantauan, Kam

  • Harga dan Pasokan Belum Stabil

    JAKARTA, KOMPAS Harga sejumlah bahan pokok dan sayuran pada 10 hari setelah Lebaran belum stabil dan cenderung meningkat. Di tingkat pengecer, harga barang relatif masih tinggi.Berdasarkan pantaun Ko

  • Gejolak Harga Daging Sapi

    Fluktuasi harga daging sapi dalam satu dekade terakhir tak kunjung henti, terutama disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang kontroversial dan tidak dibarengi data akurat. Agustus ini, gejolak harg

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas