Rubrik

arsip kompas > Protes Kebijakan Bahasa di Malaysia


KOMPAS, 6 MARET 1967

Protes Kebijakan Bahasa di Malaysia

Sekelompok mahasiswa Malaysia memprotes kebijakan bahasa persatuan Malaysia. Mereka berteriak-teriak ”Hancurkan Tengku, Gantung Tengku” (PM Tunku Abdul Rahman) sambil membakar gambar-gambar di Kuala Lumpur. Setidaknya sekitar 150 mahasiswa mengibarkan bendera-bendera hitam, membakar sebuah peti hitam di pekarangan sekolah mereka, memprotes RUU bahasa yang diajukan di parlemen. Para mahasiswa itu mengatakan bahwa konsesi-konsesi yang diberikan kepada orang-orang bukan Melayu dalam RUU tersebut, termasuk dilanjutkannya penggunaan bahasa Inggris di berbagai lapangan, telah mengkhianati kepentingan-kepentingan Melayu.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kilas Daerah

    Di Bawah Pengaruh Zenith, Helmi Bunuh GFC PALANGKARAYA — Polisi berhasil menangkap Helmi Rudi Basuki (23), pembunuh GFC (10), di rumahnya di Jalan Haruan Buntok, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, K

  • Malaysia Awetkan Jenazah Kim Jong Nam

    KUALA LUMPUR, SELASA Pemerintah Malaysia, Selasa (14/3), memutuskan mengawetkan jenazah Kim Jong Nam. Hingga satu bulan setelah kematiannya, belum ada satu anggota keluarga terdekat pun yang mengajuka

  • Ketika Keterampilan Pekerja Terabaikan

    Tatapan mata Mariance Kabu (34), wanita asal Desa Poli, Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, tidak fokus. Sesekali kedua telapak tangan kadang menutupi muka sambil t

  • Malaysia Usut Asal Racun VX

    KUALA LUMPUR, JUMAT Kim Jong Nam, kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, tewas akibat terpapar zat saraf mematikan, VX. Racun kental berwarna kuning gelap dan tak berbau itu tergolong senjata pe

  • Aisyah Mengaku Dibayar Rp 1,2 Juta

    KUALA LUMPUR, SABTU Siti Aisyah, perempuan Indonesia yang ditangkap polisi Malaysia karena diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengaku dibayar

  • Krisis Berakhir, Jenazah Kim Jong Nam Dipulangkan

    Kuala Lumpur, Kamis Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memastikan jenazah Kim Jong Nam, saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, telah dilepaskan oleh otoritas Malaysia dan akan diterbangkan k

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas