Rubrik

arsip kompas > Copet Perempuan Mulai Beroperasi


KOMPAS, 18 MARET 1968

Copet Perempuan Mulai Beroperasi

Lantaran terjadi peningkatan keamanan tempat umum di ibu kota Jakarta, para copet mengubah taktik operasinya. Kawanan pencopet ulung hanya berlaku sebagai koordinator pencopet cilik yang sebagian terdiri atas anak perempuan yang memiliki kegesitan tidak kalah dibandingkan dengan pencopet berpengalaman. Petugas keamanan sering dibuat repot oleh kawanan pencopet perempuan karena ketika ditangkap dan diperiksa mereka menangis dan kadang tak mengakui perbuatannya. Lokasi operasi pencopet cilik tersebut di tempat perbelanjaan dan korbannya kebanyakan ibu rumah tangga.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Jakarta Belum Bebas Rokok

    Aturan Kawasan Dilarang Merokok sudah 10 tahun diterapkan di Jakarta. Namun, warga Ibu Kota masih belum bebas dari asap rokok di ruang publik. Pelanggaran aturan masih terjadi seiring dengan lemahnya

  • Hak Publik yang Masih Terenggut Asap Beracun

    Litbang Kompas dalam sebuah jajak pendapat publik Ibu Kota, Juni, menunjukkan bagaimana sebagian besar responden (74,05 persen) masih sering melihat orang merokok di luar kawasan yang telah ditentuk

  • Akihito Diizinkan Turun Takhta

    TOKYO, JUMAtKeinginan Kaisar Akihito untuk beristirahat dan pensiun dari tugas dan tanggung jawab kekaisaran akhirnya terwujud. Majelis Tinggi Jepang, Jumat (9/6), mengesahkan undang-undang yang mempe

  • Nuansa Haru dan Riang di Ulang Tahun Emas Kompas

    Jakarta, Kompas Harian Kompas pada Minggu (28/6) akan merayakan ulang tahun ke-50. Acara terkait perayaan HUT Ke-50 Kompas ini akan digelar di sejumlaj tempat, terutama di Jakarta. Walau baru meraya

  • Pembiaran Copet

    Kawanan itu biasanya terdiri atas tiga orang atau lebih. Bagi mereka yang biasa menaiki metromini atau kopaja dengan rute yang sama berulang-ulang akan cepat mengenalinya. Begitu naik bus, kawanan i

  • Korban Didorong dari Metromini

    JAKARTA, KOMPAS Merampas, membuat korban terluka, bahkan melayang jiwanya terjadi di dua tempat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Sabtu (13/2). Bagus Budibowo tewas setelah kawanan pencopet mendoron

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas