Rubrik

arsip kompas > Muangthai Terlarang bagi Kaum...


KOMPAS, 18 Mei 1968

Muangthai Terlarang bagi Kaum ”Hippies”

Pemerintah Muangthai, kini Thailand, mengeluarkan larangan masuk bagi kaum hippies. Kelompok yang laki-laki maupun perempuannya berciri khas rambut panjang itu dianggap tidak sesuai dengan kepribadian Thai. Kementerian Dalam Negeri memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk tidak mengeluarkan visa bagi kaum hippies. Para gubernur di sejumlah daerah pun diperintahkan untuk menjaga ketat pintu-pintu masuk ke Muangthai. Sebelum peraturan itu keluar, kaum hippies terlihat berseliweran di kota Bangkok. Di Vientiane, ibu kota Laos, sekitar 150 hippies dari sejumlah negara berkumpul dan berusaha masuk ke Muangthai.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Santa bagi Kaum Miskin dan Papa

    Karena perhatiannya pada kaum miskin dan papa, juga karena dua mukjizat yang terjadi karena perantaraannya, Ibu Teresa akan dinobatkan menjadi Santa pada 4 September mendatang.Paus Fransiskus mewakili

  • Nasionalisme Kaum Muda

    Baru-baru ini, Monocle, sebuah majalah gaya hidup internasional yang digemari anak muda kreatif dan profesional, mengangkat topik menarik berjudul ”How to Make a Nation: A Monocle Guide”. Majalah ini

  • Penantian Dua Dekade Timman Tuntas di Murmansk

    Suhu udara nyaris menyentuh titik beku air di Kota Murmansk, kota pelabuhan di barat laut Rusia, akhir pekan lalu. Walau begitu, kapal angkutan barang hilir mudik di Semenanjung Kola, Murmansk, wil

  • Pemangku Rock ’n Roll

    Di kamar suci Riwin, energi seperti dipadatkan. Selain aroma bunga dan dupa yang mengepulkan asap, aura spiritual juga memancar dari artefak yang menjadi penghuni ruangan. Di sini Riwin biasanya berme

  • Indonesia untuk Pasar Hongkong

    Menyusul perhelatan Hong Kong Fashion Week for Spring/Summer 2015, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hongkong menggelar Indonesia in Fashion: Spirit of Kain, Juli lalu. Ada upaya memperkenalkan

  • Meja Kopi Si Pemanis Ruangan

    Selain berfungsi meletakkan makanan kecil dan minuman, keberadaan meja kopi (”coffee table”) juga punya peran lumayan besar dalam mempercantik dan mempermanis interior sebuah rumah.Apalagi jika kehadi

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas