Rubrik

dikbud > Diniyah Menjadi Mitra


Diniyah Menjadi Mitra

Pengelola Madrasah Tak Perlu Risau dengan Lima Hari Sekolah

BANJARNEGARA, KOMPAS — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, kebijakan memperpanjang jam belajar di sekolah menjadi 8 jam tidak akan mematikan madrasah diniyah yang selama ini sudah eksis. Pengelola madrasah diniyah tak perlu khawatir dengan kebijakan lima hari sekolah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Hari Sekolah Bersifat Pilihan

    JAKARTA, KOMPAS Peraturan presiden yang akan memperkuat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 23/2017 tentang Hari Sekolah hendaknya lebih mengedepankan substansi penguatan karakter di sekol

  • Sekolah 5 Hari Tunggu Peraturan Presiden

    JAKARTA, KOMPAS Penerapan kebijakan lima hari sekolah yang semula direncanakan efektif pada tahun ajaran baru 2017/2018 tidak berjalan mulus. Pemerintah perlu mempersiapkan peraturan presiden seba

  • Lima Hari Sekolah Belum Mendesak

    PADANG, KOMPAS Pemerintah tidak perlu terburu-buru menerapkan rencana lima hari sekolah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan mengingat kebijakan itu berpotensi merepotkan puluhan juta siswa SD- SM

  • Mas’udi, Berbagi, Mengubah, dan Mandiri

    Ilmu harus dibagi agar tidak mati. Jika berilmu tetapi tidak berbagi, kita seperti orang mati. Tidak berguna.Demikian prinsip yang dipegang oleh Mas’udi, ustaz dan tokoh masyarakat di Dusun Gunung Kun

  • Tiada Tempat untuk Bersembunyi

    No place to hide. Tiada tempat untuk bersembunyi. Begitu kira-kira kesimpulan yang bisa kita petik dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuang

  • Legitimasi Rakyat bagi Macron

    PARIS, SENIN Partai Republik Bergerak (REM) pimpinan Presiden Emmanuel Macron meraih kursi mayoritas secara signifikan di parlemen, yaitu 350 kursi dari total 577 kursi. Dengan kemenangan ini, Macron

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas