Rubrik

dikbud > kebudayaan > Ilmu Hitam dan Kita


TEROKA

Ilmu Hitam dan Kita

Beberapa waktu lalu masyarakat negeri ini dihebohkan pemberitaan terkait hal berbau mistis, gaib, ilmu hitam, ataupun guna-guna. Manusia lima dimensi (dalam istilah Marwah Daud Ibrahim) pada sosok Dimas Kanjeng/Taat Pribadi dipercaya mampu menghadirkan sejumlah uang dengan jumlah yang fantastis (Kompas, 6/10).

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Penyidik Periksa Marwah Daud

    SURABAYA, KOMPAS Penyidik Kepolisian Daerah Jawa Timur mulai memeriksa Ketua Yayasan Pedepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim, sebagai saksi, Senin (17/10). Sebagai ketua yayasan, Marwah menjadi

  • Nostalgia

    Sebagaimana banyak orang mengenang bagaimana sejumlah jalan dulu lancar dan kini macet luar biasa, saya juga ingat, beberapa waktu lalu Jakarta Outer Ring Road alias JORR rasanya cukup nyaman, m

  • Perlindungan Pemegang Polis Asuransi

    Sudah lebih dari 150 tahun perkembangan industri asuransi di Indonesia mengalami pasang surut. Perusahaan asuransi jiwa pertama berdiri tahun 1859 pada masa zaman kolonial yang sekarang menjelma m

  • Pengikut Taat Pribadi Serahkan Diri

    SURABAYA, KOMPAS My, anak buah Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng (46) yang terlibat kasus pembunuhan Abdul Gani, pengurus Pedepokan Dimas Kanjeng, menyerahkan diri kepada polisi, Kamis (6/10). My data

  • Dimas Kanjeng, Takhayul atau Logika

    Dimas Kanjeng Taat Pribadi sangat terkenal belakangan ini. Bukan kasus pembunuhan yang dituduhkan kepadanya yang menonjol, tapi kemampuan menggandakan uang yang diklaim dimiliki lelaki itu. Beberapa

  • Munaslub dan Bayang-bayang Restu Istana

    Jelang penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar yang akan dibuka hari ini, sejumlah kalangan di internal Partai Golkar mulai menerka arah dukungan dan restu dari pemerintah. Hal

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas