Rubrik

dikbud > kebudayaan > Selama 2016, Sebanyak 10.677 WNI Jadi Korban


PERDAGANGAN MANUSIA

Selama 2016, Sebanyak 10.677 WNI Jadi Korban

JAKARTA, KOMPAS — Sebanyak 10.677 WNI menjadi korban perdagangan manusia (trafficking in person) di mancanegara sepanjang tahun 2016. Kepala Pusat Penelitian dan Studi Migrant Care Anis Hidayah, dalam jumpa pers di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, di Jakarta, Rabu (12/7), mengatakan, dari jumlah tersebut, baru 22 orang yang mendapat restitusi atau ganti rugi.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Dalam Perangkap Sindikat Kejahatan Lintas Negara

    Pada 28 Juni 2017, Pemerintah Amerika Serikat, melalui kementerian luar negeri, meluncurkan laporan tahunan mengenai situasi perdagangan manusia sedunia, Trafficking in Person Report 2017. Seperti t

  • Menanti Langkah Perlindungan Tegas

    Kisah Dwi Wulandari (34), tenaga kerja Indonesia atau TKI asal Tangkil, Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mendekam di penjara Pasay City, Manila, Filipina, kembali mencuat selama beberapa pekan

  • Selesaikan dari Akarnya

    Persoalan perdagangan manusia serta penangkapan dan penyiksaan terhadap buruh migran terus terjadi. Namun, penanganannya masih seperti pemadam kebakaran. Negara turun tangan ketika ada persoalan. Sebe

  • Terus Membela Buruh Migran

    Tanpa lelah dan takut, Anis Hidayah terus menggeluti isu perlindungan buruh migran. Konsistensi tersebut membuatnya menerima sejumlah pengakuan, antara lain penghargaan Hak Asasi Manusia Yap Thiam Hie

  • 39 WNI Diselamatkan

    JAKARTA, KOMPAS Kerja sama yang baik antara KBRI Riyadh dan polisi Arab Saudi berhasil menyelamatkan 39 warga negara Indonesia dari perdagangan manusia. Sebanyak 20 orang di antaranya dipulangkan d

  • Perlindungan Belum Berperspektif HAM

    JAKARTA, KOMPAS Indonesia telah hampir empat tahun meratifikasi Konvensi Internasional Tahun 1990 tentang Perlindungan Seluruh Hak-hak Buruh Migran dan Anggota Keluarganya. Akan tetapi, Pemerintah Ind

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas