Rubrik

dikbud > kebudayaan > Setiap Tahun 4.000-5.000 Ibu Meninggal Saat...


KESEJAHTERAAN KELUARGA

Setiap Tahun 4.000-5.000 Ibu Meninggal Saat Bersalin

JAKARTA, KOMPAS — Angka kematian ibu dan bayi baru lahir dari tahun ke tahun tetap tinggi. Bahkan, setiap tahun ada 4.000-5.000 ibu hamil, bersalin, atau dalam masa nifas yang meninggal. Meski demikian, tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat Indonesia masih rendah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Perlu Kebijakan Mendasar dan Radikal

    JAKARTA, KOMPAS Hingga 72 tahun usia republik ini, kematian ibu hamil dan bayi baru lahir masih jadi masalah kesehatan dasar. Berbagai usaha sudah dijalankan, tetapi penurunan kematian belum memadai.

  • Angka Kematian Anak Balita di NTT Tinggi

    KUPANG, Kompas Angka kematian anak di bawah usia lima tahun dan ibu melahirkan di Nusa Tenggara Timur masih tinggi. Hal itu disebabkan, antara lain, keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan

  • Fasilitas Minim, Angka Kematian Ibu Masih Tinggi

    JAKARTA, KOMPAS Angka kematian ibu dan bayi di Tanah Air tinggi meski terjadi penurunan beberapa tahun terakhir. Itu terjadi karena fasilitas kesehatan dan tenaga medis belum memadai. Untuk itu, per

  • Dorong Perubahan Kebijakan Mendasar

    JAKARTA, KOMPAS Tingginya angka kematian ibu dan bayi masih menjadi masalah besar Indonesia saat ini. Meski banyak program dilakukan untuk mengatasi masalah itu, angkanya tetap tinggi. Untuk itu, per

  • Nikah Muda Memicu Angka Kematian Ibu

    JAKARTA, KOMPAS Maraknya pernikahan usia dini berkontribusi pada tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Namun, sosialisasi risiko pernikahan dini dan pendewasaan usia nikah minim. Untuk itu, perl

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas