Rubrik

dikbud > kebudayaan > Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini


PENDIDIKAN ANAK

Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini

JAKARTA, KOMPAS — Anak-anak, pelajar, dan mahasiswa dinilai mudah menerima beragam doktrin yang tak sesuai nilai kebangsaan. Karena itu, pembentukan nilai kebangsaan harus dilakukan sedini mungkin.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Nilai-nilai Kebangsaan Mesti Ditanamkan

    KALIANDA, KOMPAS Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengajak guru berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada anak didiknya. Nilai-nilai itu ada dalam empat pilar

  • Nilai Kebangsaan Indonesia Memudar

    Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan prihatin atas pudarnya sikap kenegarawanan dalam kehidupan berbangsa di Indonesia. Nilai-nilai dasar kebangsaan yang dulu dirumuskan oleh para pendiri bangsa Ind

  • Sikap Kenegarawanan Memudar

    Ekspresi keprihatinan atas memudarnya sikap kenegarawanan dan nilai kebangsaan disampaikan pimpinan Muhammadiyah. Pernyataan kerisauan yang disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haidar Nasi

  • Nilai Luhur Perlu Dirawat

    JAKARTA, KOMPAS — Semua komponen bangsa perlu menggali pemikiran dan nilai-nilai luhur yang dilahirkan para pendiri bangsa. Penerapan nilai-nilai luhur dalam kehidupan berbangsa membuat negara mempuny

  • Langkah Nyata Amat Dinanti

    JAKARTA, KOMPAS Upaya nyata pemerintah kini amat dinantikan untuk menjaga semangat kebangsaan di tengah makin kuatnya tantangan menjaga kohesi sosial dan persatuan. Sejumlah gagasan yang pernah dilont

  • Nilai ”Ditempelkan” Tanpa Rasionalitas

    JAKARTA, KOMPAS Gerakan penumbuhan budi pekerti di sekolah yang dimotori Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan sia-sia jika pemerintah tidak melakukan evaluasi mendasar. Di depan kelas, anak-

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas