Rubrik

dikbud > pendidikan > Ketentuan Tunjangan Profesi Guru Dipermudah


TENAGA PENDIDIK

Ketentuan Tunjangan Profesi Guru Dipermudah

JAKARTA, KOMPAS — Kesulitan guru untuk mendapatkan tunjangan profesi guru akibat terganjal memenuhi kewajiban mengajar tatap muka minimal 24 jam per minggu kini diganti dengan beban kerja guru 40 jam per minggu. Dengan demikian, guru bisa optimal melaksanakan beban kerja dalam membimbing siswa hingga pengembangan diri.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Surat Kepada Redaksi

    Labuan Bajo Perlu Trotoar Saya beberapa kali ke Kota Labuan Bajo hingga empat tahun lalu. Baru sempat kembali lagi pada pertengahan Juli ini. Namun, kondisinya ternyata tidak banyak berubah. Pusat

  • Aturan Beban Kerja Guru Akan Dibenahi

    JAKARTA, KOMPAS Beban kerja guru di sekolah akan ditetapkan 8 jam per hari atau 40 jam per minggu. Dengan beban kerja yang nantinya tidak hanya memperhitungkan tatap muka di depan kelas, para guru d

  • Pengurangan Syarat Jam Mengajar Disambut Baik

    JAKARTA, KOMPAS Kalangan guru menyambut baik gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy nengenai pengurangan syarat untuk mendapat tunjangan sertifikasi. Salah satu persyaratan yang

  • Tunjangan Guru Ditata Kembali

    JAKARTA, KOMPAS Penataan terkait distribusi guru oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mesti diiringi perhatian terhadap kesejahteraan guru. Kesejahteraan itu termasuk pemberian insentif dan tunj

  • Tiga Bulan Dana Tunjangan Profesi Guru Tertahan

    JAKARTA, KOMPAS Ribuan guru di sejumlah daerah belum menerima Tunjangan Profesi Guru atau TPG sepanjang triwulan I-2016. Birokrat di daerah menuding dana TPG tertahan di pemerintah pusat. Sebaliknya,

  • Data Pokok Pendidikan Dikeluhkan

    JAKARTA, KOMPAS Data pokok pendidikan soal guru di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kacau-balau. Dikhawatirkan, jika data guru hanya mengacu pada data pokok pendidikan tersebut, guru akan dirugik

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas