Rubrik

dikbud > pendidikan > Perploncoan Dilarang Keras


Perploncoan Dilarang Keras

Kepala Sekolah Bertanggung Jawab dalam Masa Orientasi Siswa Baru

JAKARTA, KOMPAS — Setelah dinyatakan diterima di sekolah pilihannya, peserta didik baru segera masuk masa pengenalan lingkungan sekolah. Masa orientasi ini hendaknya diisi dengan kegiatan yang relevan dan dalam suasana nyaman dan riang. Segala bentuk aksi kekerasan dilarang keras.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Perploncoan Dilarang Keras

    JAKARTA, KOMPAS Setelah dinyatakan diterima di sekolah pilihannya, peserta didik baru segera masuk masa pengenalan lingkungan sekolah. Masa orientasi ini hendaknya diisi dengan kegiatan yang relevan

  • Ketika Ospek di Sekolah Tanpa Senior

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan peraturan larangan perploncoan dalam masa orientasi siswa baru yang dulu dikenal dengan istilah MOS. Siswa senior pun dilarang dilibat

  • Cegah Perpeloncoan di Sekolah

    JAKARTA, KOMPAS Perpeloncoan dan tindakan kekerasan yang kerap mewarnai penyambutan siswa/mahasiswa baru di jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi dilarang keras. Masa orientasi sebaiknya di

  • Sekolah Diamkan Perploncoan

    TANGERANG, KOMPAS Meski mengetahui ada surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang melarang masa orientasi siswa diisi kegiatan tidak terkait pendidikan, sekolah tetap membiarkan

  • Tindak Sekolah yang Bandel

    JAKARTA, KOMPAS Sekolah bertanggung jawab atas kegiatan yang terjadi selama masa orientasi peserta didik baru. Jika ada sekolah yang membiarkan pelaksanaan yang tidak mendidik dan negatif, daerah har

  • Ciptakan Kegiatan Edukatif

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah mewajibkan sekolah untuk mengadakan orientasi bagi siswa baru dalam wujud aktivitas yang bersifat edukatif. Pihak sekolah tidak lagi melibatkan siswa senior dalam penyusun

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas