Rubrik

ekonomi > energi > Pembangunan Infrastruktur Harus Lebih Cepat


GAS BUMI

Pembangunan Infrastruktur Harus Lebih Cepat

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah sebaiknya memprioritaskan pembangunan infrastruktur gas di dalam negeri sebelum mengimpor gas. Impor juga bisa berpengaruh terhadap pengembangan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di Indonesia.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kegiatan Usaha Bakal Tumbuh Tinggi

    JAKARTA, KOMPAS Kegiatan usaha pada triwulan I-2016 tumbuh tinggi dan diproyeksikan terus meningkat pada triwulan II-2016. Peningkatan kinerja dunia usaha itu sejalan dengan kenaikan rata-rata kapasit

  • OJK Tutup Kegiatan Usaha 11 Entitas

    JAKARTA, KOMPAS Otoritas Jasa Keuangan menghentikan kegiatan usaha 11 entitas di Indonesia. Kegiatan usaha itu dihentikan karena entitas tersebut tidak memiliki izin usaha dalam menawarkan produk dan

  • Perbankan Perlu Mencari Peluang

    JAKARTA, KOMPAS Industri perbankan nasional perlu membiasakan diri dengan gejolak ekonomi yang terjadi saat ini. Perkuatan dan transformasi internal perlu terus dilakukan untuk memitigasi risiko dan

  • Harga Bisa Turun jika Pemakaian Naik

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah diharapkan terus mendorong peningkatan pemakaian gas bumi untuk industri dan pembangkit listrik. Pemakaian gas bumi yang belum optimal berpengaruh terhadap harga gas ke peng

  • Upaya Melawan Ketimpangan

    Salah satu persoalan yang secara persisten selalu ada dalam perekonomian (masyarakat) adalah ketimpangan. Hal ini selalu relevan sepanjang zaman. Bahkan, akhir-akhir ini, relevansinya meningkat dan me

  • Pasar Keuangan Tetap Stabil

    JAKARTA, KOMPAS Para pelaku di pasar keuangan mulai bisa membedakan sentimen yang berasal dari faktor ekonomi dan faktor nonekonomi. Kegaduhan sosial dan politik belakangan ini tidak terlalu memenga

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas