Rubrik

ekonomi > energi > Diperlukan Terobosan untuk Menjaga Produksi


MINYAK BUMI

Diperlukan Terobosan untuk Menjaga Produksi

JAKARTA, KOMPAS — Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengatakan, perlu terobosan untuk menjaga tingkat produksi minyak bumi dalam negeri pada angka rata-rata 800.000 barrel per hari. Tanpa terobosan, produksi minyak dalam negeri bakal merosot menjadi sekitar 600.000 bph dalam beberapa tahun mendatang.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pertamina Berambisi Kuasai Semua Saham

    JAKARTA, KOMPAS PT Pertamina (Persero) mulai mengendalikan aset-aset Maurel & Prom setelah 24,53 persen sahamnya diakuisisi, setidaknya pada tahun ini. Produksi minyak dan gas bumi dari aset di luar

  • Ketahanan Energi Indonesia Rapuh

    JAKARTA, KOMPAS Ketahanan energi Indonesia terbilang rapuh dibandingkan dengan negara lain. Indonesia menduduki peringkat ke-69 dari 129 negara dalam hal ketahanan energi pada 2014 yang dikeluarkan D

  • Harga Minyak Turun Bisa Hambat Produksi

    JAKARTA, KOMPAS Usaha pemerintah untuk menaikkan cadangan dan produksi minyak bumi dikhawatirkan terhambat lantaran harga minyak Indonesia merosot menjadi 59,4 dollar AS per barrel. Merosotnya harga m

  • Cadangan Minyak Diupayakan Naik

    JAKARTA, KOMPAS Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said membentuk Komite Eksplorasi Nasional sebagai upaya meningkatkan cadangan minyak. Tim yang diketuai Andang Bachtiar, anggota Dewan E

  • Keputusan OPEC dan Sikap Indonesia

    Keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak untuk menurunkan produksi minyak para anggotanya pada sidang OPEC minggu lalu, 30 November, dipercaya bisa mendongkrak harga minyak dunia pada 2017

  • Krisis di Depan Mata

    Bisa dipastikan bahwa keterbatasan energi, pangan, dan air di masa depan bisa menjadi pemicu bentrok dan konflik antar-kelompok masyarakat. Bahkan, bukan mustahil pecah perang antarnegara akibat kela

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas