Rubrik

ekonomi > energi > Kapasitas Terpakai Industri Keramik Anjlok karena...


harga energi

Kapasitas Terpakai Industri Keramik Anjlok karena Gas

JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Perindustrian mencatat penurunan utilisasi industri keramik di Indonesia menjadi tinggal 65 persen dari sebelumnya yang pernah mencapai 95 persen. Harga gas industri yang tinggi dinilai menjadi salah satu penyebab penurunan tersebut.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Al Jarreau, Perginya Anugerah Jazz

    Penyanyi jazz Alwin Lopez Jarreau atau Al Jarreau meninggal dalam usia 76 tahun, Minggu (12/2) malam, di Los Angeles, Amerika Serikat. Sejauh ini belum keluar keterangan resmi mengenai penyebab kema

  • Gali LubangTutup Lubang

    Utang luar negeri Indonesia terus meningkat, terutama karena utang sektor swasta makin membengkak. Dari sejumlah isu mengenai utang luar negeri swasta, komposisi utang baru untuk membiayai utang lama

  • Naik Turun Pejabat Ibu Kota

    Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Klaten, Jawa Tengah, Sri Hartini mengejutkan di penghujung 2016. Sri dan tujuh orang lain dibekuk karena dugaan suap promosi jabatan

  • Agunan Bernilai 80 Persen

    AMBON, KOMPAS Bank Indonesia memberi kelonggaran rasio pinjaman terhadap nilai aset rumah dari 70 persen menjadi 80 persen. Kenaikan nilai agunan itu diharapkan bisa mendongkrak konsumsi dan mempermud

  • CFR Cluj Dihukum Minus 24 Poin

    BUCHAREST, KAMIS — Klub sepak bola asal Romania, CFR Cluj, dijatuhi sanksi pengurangan 24 poin di liga akibat tidak mampu melunasi utang kepada mantan pemain, pelatih, dan negara. Klub yang pernah men

  • Kemendagri Khawatir Ada Kebocoran Data

    JAKARTA, KOMPAS Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengkhawatirkan kebocoran data kependudukan dalam proyek KTP elektronik yang pernah dikerjakan sebuah perusahaan subkontraktor asing. Kek

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas