Rubrik

ekonomi > energi > Harga BBM Tidak Dinaikkan


Harga BBM Tidak Dinaikkan

Sisa Laba Penjualan BBM 2016 Sebesar Rp 1,8 Triliun

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah memutuskan tidak akan mengubah harga premium dan solar bersubsidi pada 1 April 2017. Harga premium tetap Rp 6.450 per liter dan solar bersubsidi Rp 5.150 per liter. Evaluasi harga premium dan solar bersubsidi dilakukan setiap tiga bulan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pertamina Ingin Harga Tidak Turun

    JAKARTA, KOMPAS Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Muchamad Iskandar menginginkan harga premium dan solar bersubsidi tidak diturunkan saat harga minyak dunia melemah. Hingga Maret 2017, peru

  • Setelah 30 Juni 2017

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan sudah memutuskan harga bahan bakar minyak jenis premium dan solar bersubsidi tak akan naik pada penentuan 1 April 2017. Sekadar mengingatkan, eval

  • Kenaikan Harga Diantisipasi

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) sebaiknya mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan bakar minyak, terutama solar dan premium, sebagai dampak kenaikan harga minyak dunia. Pertam

  • Harga Premium Naik Rp 200, Solar Tetap

    JAKARTA, KOMPAS Mulai Minggu (1/3) pukul 00.00, pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak jenis premium. Kenaikan harga sebesar Rp 200 per liter itu diambil akibat naiknya harga indeks pasar min

  • Harga Solar Nonsubsidi Justru Lebih Murah

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah diminta transparan dan terbuka dalam penetapan harga bahan bakar minyak solar bersubsidi. Pasalnya, harga solar nonsubsidi lebih murah daripada harga solar bersubsidi. Peme

  • Premium Dihitung Ulang

    JAKARTA, KOMPAS PT Pertamina (Persero) siap menghitung ulang harga jual bahan bakar minyak jenis premium, menanggapi perintah Presiden Joko Widodo. Saat ini, Pertamina mengaku masih defisit Rp 15 tri

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas