Rubrik

ekonomi > energi > Listrik Dukung Perekonomian


Listrik Dukung Perekonomian

Presiden Meminta Proyek yang Mangkrak Dilanjutkan

MEMPAWAH, KOMPAS — Ketersediaan pasokan listrik turut menentukan kemajuan perekonomian lokal di daerah. Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo meresmikan delapan pembangkit listrik tenaga gas bergerak dengan total daya 500 megawatt di enam provinsi.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pasokan Listrik Nias Bertambah 25 Megawatt

    GUNUNGSITOLI, KOMPAS Presiden Joko Widodo menargetkan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Bergerak Nias bisa segera selesai sehingga dapat beroperasi pada Oktober 2016. Pembangkit berkapasitas 25 me

  • Presiden Kecewa Realisasi 35.000 MW

    JAKARTA, KOMPAS Presiden Joko Widodo kecewa karena pelaksanaan proyek pengadaan listrik 35.000 megawatt pada 2019 berjalan lambat. Hingga pekan terakhir Oktober, realisasi proyek pengadaan listrik ya

  • Ketahanan Energi Didorong

    TANGERANG, KOMPAS Presiden Joko Widodo berharap percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan bisa mendorong ketahanan energi dan meningkatkan kegiatan ekonomi. Pertambahan pasokan sistem kelistrik

  • Proyek PLTG Arun Diresmikan

    Presiden Joko Widodo meresmikan pembangkit listrik tenaga mesin gas Arun. Pembangkit listrik ini memiliki kapasitas sebesar 184 MW. Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, proyek senilai Rp 1,4 tr

  • Listrik Dukung Perekonomian

    MEMPAWAH, KOMPAS Ketersediaan pasokan listrik turut menentukan kemajuan perekonomian lokal di daerah. Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo meresmikan delapan pembangkit listrik tenaga gas bergerak de

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas