Rubrik

ekonomi > energi > Teknologi Menjadi Alat Mengefisienkan Energi


HEMAT ENERGI

Teknologi Menjadi Alat Mengefisienkan Energi

Isu penghematan energi kian hari kian mengemuka. Persoalan keterbatasan sumber daya energi-terutama yang berbasis fosil-dan peningkatan kesadaran terhadap aspek lingkungan turut menjadi pendorong.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Bangkit dengan Inovasi

    Perubahan cara hidup manusia selalu dipengaruhi oleh temuan teknologi. Inovasi mengantar umat manusia merambah kehidupan baru yang belum pernah dibayangkannya.  Fakta demikian membuat inovasi tak bisa

  • Penghematan Rendah

    JAKARTA, KOMPAS Penghematan pemakaian listrik sebesar 10 persen saja dalam skala nasional sudah setara dengan penghematan listrik sebesar 3.500 megawatt. Namun, kepatuhan pemakai energi berskala besa

  • Bukan Sekadar Kampanye

    Menghemat pemakaian listrik, lebih efektif ketimbang membangun pembangkit baru yang mahal dan butuh waktu. Butuh lebih dari sekadar kampanye untuk mewujudkan penghematan energi. Apabila konsumsi listr

  • Galakkan Terus Penghematan Energi

    JAKARTA, KOMPASPemerintah tak boleh abai untuk terus menggalakkan gerakan penghematan energi di tengah makin beratnya pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri. Gerakan penghematan energi yang diatur l

  • Potensi Penghematan hingga Ratusan Miliar

    JAKARTA, KOMPAS Potensi penghematan pemakaian energi listrik di gedung perkantoran dan industri bisa mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun. Sumber daya manusia bidang penghematan energi masi

  • Rencana Aksi Nasional Perlu Instruksi Presiden

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah telah menetapkan rencana aksi nasional penghapusan penggunaan merkuri pada pengolahan emas selama kurun waktu 2014-2018. Hal ini untuk mengatasi dampak buruk pencemaran bah

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas