Rubrik

ekonomi > finansial > Akuntabilitas Meningkat


Akuntabilitas Meningkat

Opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat

JAKARTA, KOMPAS — Akuntabilitas laporan keuangan pemerintah pusat semakin baik. Untuk pertama kalinya sejak paket undang-undang keuangan negara diterapkan per 2004, laporan keuangan pemerintah pusat mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian, yakni untuk laporan tahun 2016.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Laporan Keuangan Masih Bermasalah

    JAKARTA, KOMPAS Laporan keuangan pemerintah pusat, kementerian, dan lembaga negara tahun 2015 masih bermasalah. Hal ini terlihat dari laporan keuangan pemerintah pusat yang dinilai wajar dengan penge

  • Akuntabilitas Meningkat

    JAKARTA, KOMPAS Akuntabilitas laporan keuangan pemerintah pusat semakin baik. Untuk pertama kalinya sejak paket undang-undang keuangan negara diterapkan per 2004, laporan keuangan pemerintah pusat me

  • Laporan Belum Terkonsolidasi

    JAKARTA, KOMPAS Kualitas laporan keuangan pemerintah daerah berangsur-angsur membaik. Namun, sejauh ini laporannya secara nasional belum terkonsolidasi. Padahal, laporan keuangan daerah yang terkonsol

  • Laporan Terburuk Diumumkan

    BOGOR, KOMPAS Presiden Joko Widodo mengumumkan tujuh kementerian dan lembaga negara dengan laporan keuangan terburuk. Status itu diberikan Badan Pemeriksa Keuangan, yang ditandai dengan penyema

  • Piutang Pajak Capai Rp 23,53 Triliun

    JAKARTA, KOMPAS Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 2015 menyebutkan ada piutang pajak yang belum kedaluwarsa senilai Rp 23,53 triliun. Ini merupakan potensi t

  • Ekspansi Belanja Berpengaruh

    JAKARTA, KOMPAS Ekspansi keuangan pemerintah pusat di dalam negeri turut mendorong pertumbuhan likuiditas perekonomian saat pertumbuhan kredit bank melambat. Realisasi belanja pemerintah yang optimal

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas