Rubrik

ekonomi > finansial > Singapura Jadi Target Berikutnya


Singapura Jadi Target Berikutnya

Negosiasi Dilanjutkan

JAKARTA, KOMPAS — Setelah berhasil dengan Hongkong, Direktorat Jenderal Pajak segera melanjutkan negosiasi dengan Singapura. Negosiasi itu menargetkan penandatanganan perjanjian bilateral untuk pertukaran informasi keuangan secara langsung dalam kepentingan perpajakan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Membangun Akses Jadi Komitmen

    JAKARTA, KOMPAS Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkomitmen membangun akses ke negara dan yurisdiksi yang selama ini menjadi tempat favorit warga negara Indonesia dalam menyembunyikan harta mer

  • RI-Hongkong Kerja Sama

    JAKARTA, KOMPAS Direktorat Jenderal Pajak telah menjalin kerja sama dengan otoritas pajak Hongkong. Langkah ini sebagai persiapan penerapan pertukaran informasi keuangan secara langsung untuk kepentin

  • RI Finalisasi Kerja Sama dengan Uni Eropa

    CHIANG MAI, KOMPAS Indonesia masih memfinalisasi ruang lingkup perjanjian bilateral kerja sama perdagangan dengan Uni Eropa. Dengan adanya perjanjian itu, produk ekspor Indonesia diharapkan lebih mud

  • Ditjen Bea dan Cukai Gandeng Australia

    JAKARTA, KOMPAS Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menjalin kerja sama dengan otoritas Bea dan Cukai Australia untuk memfasilitasi kelancaran perdagangan kedua negara. Tahap awal ini lebih banyak pada

  • Skandal “Panama Papers“

    Dunia kembali digemparkan oleh skandal bocornya 11,5 juta dokumen finansial, yang mengungkap praktik penghindaran pajak global skala masif. Bocornya dokumen yang dikenal sebagai “Panama Papers“ dan

  • Pinjaman Dalam Negeri Diperkuat

    JAKARTA, KOMPAS PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mendapat pinjaman Rp 4,4 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk membiayai pembangunan transmisi d

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas