Rubrik

ekonomi > finansial > Rumus Dasar yang Berubah


PERBANKAN

Rumus Dasar yang Berubah

Pertumbuhan kredit industri perbankan memiliki korelasi dengan pertumbuhan ekonomi. Dulu, pernah ada rumus atau aturan main yang paling sederhana, bagaimana memperkirakan pertumbuhan kredit bank berdasarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi. Namun, rumus itu kini agaknya sulit direalisasikan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Perlu Pijakan Kuat

    Perekonomian yang lesu sepanjang tahun 2015 menyebabkan industri perbankan hanya bisa menumbuhkan kreditnya 10,1 persen selama setahun. Sejalan dengan itu, rasio kredit bermasalah juga cenderung naik,

  • Pertumbuhan Kredit Melambat

    JAKARTA, KOMPAS Pertumbuhan kredit industri perbankan melambat menjadi 10,1 persen pada Oktober setelah trennya terus meningkat pada triwulan III. Pelambatan pertumbuhan kredit itu dipengaruhi ekspekt

  • Laba Masih Tertahan karena Kredit Belum Optimal

    JAKARTA, KOMPAS Laba industri perbankan nasional pada 2015 diperkirakan belum naik signifikan karena pertumbuhan permintaan kredit yang tidak optimal. Padahal, sumber dana bank tahun ini akan lebih b

  • Kredit Belum Agresif

    JAKARTA, KOMPAS Pertumbuhan kredit industri perbankan pada 2016 diperkirakan belum agresif, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang masih moderat. Bank tetap berhati-hati menyalurkan kredit karena se

  • Tahun Ini Akan Menjadi Titik Balik

    JAKARTA, KOMPAS Pertumbuhan kredit sebesar 10,1 persen pada 2015 diharapkan mengalami titik balik tahun ini. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, kredit seharusnya juga tumbuh lebih t

  • Pertumbuhan Kredit Perbankan di Bawah 20 Persen

    JAKARTA, KOMPAS Pertumbuhan kredit industri perbankan diperkirakan masih akan tetap berada di rentang 15-17 persen. Sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memproyeksikan pertumbuhan kredit

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas