Rubrik

ekonomi > makro > Hindari Kredibilitas Fiskal yang Terkoyak


Analisis Ekonomi A Tony Prasetiantono

Hindari Kredibilitas Fiskal yang Terkoyak

Kembalinya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ke jajaran kabinet mengembuskan angin segar. Dengan berani, ia menempuh kebijakan fiskal yang tidak populer, yakni menurunkan volume belanja pada RAPBN 2017 menjadi Rp 2.070 triliun, terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 1.310 triliun dan transfer daerah serta dana desa Rp 760 triliun. Adapun target belanja pada APBN-P 2016 Rp 2.082 triliun.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan daftar dan login untuk mengakses artikel lengkapnya.

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas