Rubrik

ekonomi > makro > Likuiditas Bank Diwaspadai


Likuiditas Bank Diwaspadai

Indonesia Punya Modal Kuat Hadapi Risiko

JAKARTA, KOMPAS — Otoritas kebijakan dan pelaku industri perbankan perlu mencermati dan mewaspadai kondisi likuiditas perbankan tahun depan. Permintaan kredit di sektor komoditas dan infrastruktur akan meningkat, tetapi likuiditas bank tak lagi ditopang pengampunan pajak.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Likuiditas Bank Diwaspadai

    JAKARTA, KOMPAS Otoritas kebijakan dan pelaku industri perbankan perlu mencermati dan mewaspadai kondisi likuiditas perbankan tahun depan. Permintaan kredit di sektor komoditas dan infrastruktur akan

  • Lebih Optimistis di 2016

    JAKARTA, KOMPAS Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2016 diproyeksikan lebih baik dibandingkan dengan 2015. Hal itu disebabkan sejumlah sektor mulai menggeliat. Kendati kinerja ekspor kemungkinan masi

  • Kebijakan Moneter Melonggar

    JAKARTA, KOMPAS Bank Indonesia melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan giro wajib minimum primer dalam rupiah dari 8 persen menjadi 7,5 persen. Kebijakan pelonggaran moneter ini diharapkan

  • Laba Masih Tertahan karena Kredit Belum Optimal

    JAKARTA, KOMPAS Laba industri perbankan nasional pada 2015 diperkirakan belum naik signifikan karena pertumbuhan permintaan kredit yang tidak optimal. Padahal, sumber dana bank tahun ini akan lebih b

  • Teknologi Memaksa Perbankan Beradaptasi

    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat memaksa industri perbankan beradaptasi. Bank yang terlambat menyesuaikan diri akan tertinggal. Tahun ini, salah satu bank milik negar

  • Dukungan Bank Meningkat

    JAKARTA, KOMPAS Likuiditas perbankan Indonesia bertambah Rp 18 triliun hingga Rp 23 triliun pada 2016 sehingga kapasitas bank untuk memberi pinjaman akan meningkat. Dengan demikian, dukungan perbankan

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas