Rubrik

ekonomi > makro > Prospek Ekonomi Terjaga Baik


Prospek Ekonomi Terjaga Baik

BI Mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate 4,75 Persen

JAKARTA, KOMPAS — Prospek perekonomian Indonesia terjaga baik dan akan terus ditopang oleh pertumbuhan ekonomi global yang tumbuh positif. Namun, tetap ada risiko yang perlu diwaspadai, seperti inflasi, nilai tukar rupiah, likuiditas, dan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Mengungkit Pertumbuhan di Tengah Kelesuan Global

    Perekonomian Indonesia 2016 masih mengalami pelambatan seperti beberapa tahun terakhir. Kondisi ekonomi global dan kekuatan fiskal pemerintah turut menentukan sejauh mana pertumbuhan ekonomi bisa diba

  • Solusi dari Kekuatan Ekonomi

    HANGZHOU, KOMPAS Para pemimpin negara dan lembaga dunia G-20 kembali bertemu pada Konferensi Tingkat Tinggi G-20 ke-11 di kota Hangzhou, Tiongkok, Minggu (4/9). Mereka datang dengan ide membangun e

  • Menata Perekonomian Indonesia

    Pemilihan Presiden 2019 masih dua tahun lagi, tetapi gaungnya sudah sangat kencang sejak panasnya suhu politik di Pilkada DKI Jakarta 2017. Isu ketimpangan perekonomian dan ketakadilan pun merebak kem

  • Persepsi Negatif dan Kekuatan Komunikasi

    Dalam situasi ekonomi melambat dan kental persepsi negatif, komunikasi yang buruk dalam menjelaskan kondisi ekonomi dan mitigasinya berpotensi menambah beban tekanan terhadap perekonomian yang sedan

  • Trump dan Pertumbuhan Ekonomi

    Kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden di AS memunculkan ketidakpastian baru ekonomi global, yang juga berimbas ke ekonomi Indonesia. Kebijakan proteksionisme yang diusung Trump, dan rencan

  • Fiskal Pengaruhi Proyeksi

    JAKARTA, KOMPAS Bank Indonesia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2016 dari 5-5,4 persen menjadi 4,9-5,3 persen. Revisi dilakukan karena terjadi penyesuaian fiskal, pertumbuhan ekonomi globa

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas