Rubrik

ekonomi > properti > Anggaran Rumah Semakin Besar


Anggaran Rumah Semakin Besar

Pemerintah Siapkan Skema untuk Pekerja Informal

JAKARTA, KOMPAS — Jumlah rumah yang dibiayai pemerintah tahun ini semakin banyak. Selain anggaran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan sebesar Rp 9,7 triliun, pemerintah juga menyiapkan subsidi selisih bunga Rp 3,7 triliun dan bantuan uang muka Rp 2,2 triliun.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pemerintah Ajukan Dana FLPP Tambahan

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah mengajukan tambahan anggaran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan Rp 20 triliun melalui mekanisme APBN Perubahan 2016. Tambahan ini untuk mengantisipasi kenaikan permin

  • Fasilitas Segera Habis

    JAKARTA, KOMPAS Pertengahan Juni ini, diperkirakan anggaran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan akan habis disalurkan. Agar program rumah bersubsidi tetap berjalan, fasilitas tersebut akan dig

  • Rumah Bersubdisi Diandalkan

    JAKARTA, KOMPAS Pengembang perumahan saat ini cenderung mengandalkan penjualan rumah yang mendapat fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan atau rumah bersubsidi. Kebutuhan yang besar dan dukungan pe

  • Pemerintah Siapkan Kredit Mikro

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah menyiapkan kredit mikro bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang bekerja di sektor informal. Dana tersebut berasal dari anggaran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan

  • Anggaran Rumah Semakin Besar

    JAKARTA, KOMPAS Jumlah rumah yang dibiayai pemerintah tahun ini semakin banyak. Selain anggaran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan sebesar Rp 9,7 triliun, pemerintah juga menyiapkan subsidi s

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas