Rubrik

ekonomi > sektor riil > Data Produksi Beras Dinilai Terlalu Tinggi


Pangan

Data Produksi Beras Dinilai Terlalu Tinggi

JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah kalangan meragukan data produksi beras nasional. Hal ini karena tingginya angka produksi dinilai tidak tecermin pada harga di pasar yang justru sebaliknya, bahkan bertentangan dengan tren harga di negara lain.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Ketimpangan dan Reformasi Pasar

    Manfaat pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak dinikmati segelintir orang terkaya. Bahkan, 1 persen orang terkaya di Indonesia menguasai lebih dari separuh kekayaan I

  • Menunggang Macan

    Mengelola kekuasaan ibarat menunggang macan. Orang bisa jaya apabila mampu menguasai sang macan, tetapi bisa juga celaka apabila gagal mengatasinya. Dalam beberapa kultur, macan dijadikan lambang

  • Kilas Ekonomi

    Realokasi Anggaran untuk Kegiatan Prioritas Anggaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin) 2017 Rp 2,827 triliun dinilai tidak cukup untuk membiayai kegiatan prioritas. Kemenperin berencana merealo

  • Kemudahan Berbisnis Membaik, tetapi...

    Bank Dunia baru saja merilis peringkat tahunan mengenai kemudahan berbisnis (ease of doing business) di 190 negara. Peringkat ini berdasarkan survei terhadap para pemangku kepentingan. Hasilnya, Indon

  • Apakah Kita Menuju Resesi Global?

    Harga minyak yang semakin melorot dapat menjadi salah satu penyebab kekhawatiran investor. Banyak hal dapat terjadi jika harga minyak terus bertahan lama pada harga di bawah 30 dollar AS per barrel.

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas