Rubrik

ekonomi > sektor riil > Reforma Agraria Dipercepat


Reforma Agraria Dipercepat

Target Ambisius, Pencapaian Masih Minim

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah ingin mempercepat realisasi reforma agraria dan perhutanan sosial pada 2017-2019. Karena itu, sejumlah prasyarat akan diselesaikan pada semester I-2017. Selama periode 2015-2016, realisasi kedua program itu berjalan sangat lambat.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Laba Bersih BNI Tumbuh 79,9 Persen

    JAKARTA, KOMPAS PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk membukukan laba bersih Rp 4,37 triliun pada semester I-2016. Laba bersih itu tumbuh 79,9 persen dalam setahun. Salah satu penopangnya adalah pert

  • Premi Tak Sesuai Harapan

    Jakarta, Kompas Premi bruto asuransi umum yang tumbuh 8,2 persen pada semester I-2016 belum sesuai harapan. Lini asuransi kendaraan bermotor diharapkan menjadi pendorong industri pada semester II-2016

  • Kinerja Kredit Masih Jadi Tantangan

    JAKARTA, KOMPAS Penurunan permintaan kredit di sejumlah segmen dan peningkatan rasio kredit bermasalah masih menjadi tantangan industri perbankan nasional. Hal ini ditunjukkan dalam paparan kinerja b

  • Geliat Ekspor E-dagang

    Kinerja ekspor nonmigas Indonesia terus turun. Penurunan itu terjadi di semua sektor, terutama pertambangan, pertanian, dan industri pengolahan. Badan Pusat Statistik mencatat, nilai ekspor pada Janua

  • Serapan Anggaran Akan Lebih Cepat

    Jakarta, Kompas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meyakinkan, penyerapan anggaran infrastruktur pada semester II-2016 akan lebih cepat dibandingkan semester sebelumnya. Tren penggunaan s

  • Impor Jagung Diusulkan 1,5 Juta Ton

    JAKARTA, KOMPAS Industri pakan ternak pada semester II-2016 mengajukan permohonan impor jagung 1,5 juta ton, naik 400.000 ton dari rencana semula 1,1 juta ton. Tahun ini produksi pakan diproyeksikan 1

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas