Rubrik

ekonomi > sektor riil > Melestarikan Pakaian Adat


PROFIL USAHA

Melestarikan Pakaian Adat

Tujuh tahun lalu, Sukma Trilaksasih (58) tergerak untuk mengenalkan keragaman pakaian adat Nusantara kepada anak-anak lewat boneka. Ia pun belajar menjahit pakaian adat seukuran boneka Barbie untuk dikenakan pada boneka. Produk yang awalnya iseng dibuat untuk anak-anak itu kini diburu wisatawan lokal dan mancanegara untuk dijadikan cendera mata.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Sangihe dan Seychelles

    Duta Besar Seychelles untuk Indonesia Nico Barito (58) bangga mengenakan pakaian adat Sangihe saat mengikuti ritual Tulude di Tahuna, Sabtu (4/2).Seychelles adalah negara kepulauan di Samudra India,

  • Berdaya lewat Boneka

    Berawal dari membuat boneka sebagai kado ulang tahun untuk temannya, Andrie Rosmalina (43) menekuni kerajinan tangan membuat boneka dengan pakaian adat dan tari tradisional Nusantara. Kini, usaha itu

  • Presiden Kenakan Baju Adat Bali

    Presiden Joko Widodo dan Ny Iriana mengenakan pakaian adat Bali ketika menghadiri upacara perayaan Nyepi di kompleks Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Jumat (20/3). Kehadiran Presiden dan Ny Iriana menj

  • Baju Adat

    Sejak Februari 2015, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mewajibkan jajaran pegawai negeri sipil mengenakan pakaian tradisional Jawa setiap tanggal 15. Program ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas