Rubrik

ekonomi > sektor riil > Data sebagai Komoditas


INDUSTRI DIGITAL

Data sebagai Komoditas

Zaman terus berjalan cepat. Dulu rempah-rempah merupakan komoditas yang diperebutkan antarbangsa. Kemudian minyak menjadi komoditas yang sangat berharga hingga bisa memunculkan perang. Kini data menjadi komoditas baru yang sudah mulai memunculkan keributan. Konflik baru sangat mungkin muncul karena soal data.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Presiden Ingin Bangka Kembali Berjaya

    Pangkal pinang, Kompas Presiden Joko Widodo ingin mengembalikan kejayaan produksi timah yang pernah diproduksi dari Pulau Bangka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai komoditas andalan yan

  • Sawit Paling Berpeluang Dongkrak Ekspor

    Jakarta, Kompas Kelapa sawit merupakan komoditas yang paling potensial mendongkrak kinerja ekspor untuk mengatasi defisit transaksi berjalan dan memanfaatkan pasar dunia karena membaiknya ekonomi

  • Jalur Sutra Vs Jalur Rempah

    Penamaan jalur sutra mengacu pada komoditas dagang antarpelabuhan yang dibawa oleh pedagang Tiongkok ke sejumlah wilayah, baik di Asia maupun Eropa. Dalam makna filosofis, jalur sutra juga bermakna

  • Kejayaan Rempah Indonesia Menyusut

    Jakarta, Kompas Rempah-rempah berkelindan dengan sejarah Indonesia. Rempah tidak hanya menjadi komoditas perdagangan, tetapi juga akar terbentuknya peradaban, negara, bahkan teknologi keilmuan ba

  • DKI Tekan Harga dengan Pasar Murah

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya agar lonjakan harga tidak terlampau tinggi meskipun diperkirakan ada kenaikan permintaan akan kebutuhan pokok sebesar 10-15 persen selama bula

  • Komodifikasi Dunia Pendidikan

    Penyalahgunaan dana pendidikan di sejumlah wilayah Nusantara membenarkan argumen bahwa pendidikan sudah jadi komoditas basah dewasa ini. Peserta didik yang belajar sekadar untuk memperoleh ijazah d

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas