Rubrik

ekonomi > sektor riil > Permintaan Layanan Data Naik 2 Kali Lipat


Lebaran

Permintaan Layanan Data Naik 2 Kali Lipat

JAKARTA, KOMPAS — Operator telekomunikasi nasional diperkirakan mengalami lonjakan permintaan layanan data dua kali lipat selama mudik dan Lebaran 2017 dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Untuk memastikan pelayanan tetap prima, pemerintah mengimbau operator mulai meningkatkan kapasitas jaringan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Menimbang Pasar

    Indonesia menelan pil pahit saat harga komoditas berjatuhan, terutama pada dua tahun terakhir. Berulang kali para ekonom mengingatkan, rendahnya harga komoditas bahan baku menjadi momentum memperbaiki

  • Pelaku Usaha Harus Kuasai Pasar Domestik

    JAKARTA, KOMPAS Asosiasi Pengusaha Indonesia meminta keberpihakan bagi pelaku industri kecil menengah di Tanah Air. Hal ini diperlukan agar pelaku industri dalam negeri dapat optimal mengisi pasar ke

  • E-Dagang Jadi Andalan

    JAKARTA, KOMPAS Layanan perdagangan secara elektronik atau e-dagang dianggap masih menjadi salah satu sarana andalan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Selain pr

  • Nilai Ekspor Nonmigas Mulai Naik

    JAKARTA, KOMPAS Nilai ekspor nonmigas pada Februari 2016 sebesar 10,19 miliar dollar AS atau naik 8,67 persen dibandingkan dengan Januari 2016 yang 9,37 miliar dollar AS. Peningkatan ekspor nonmigas i

  • Kilas Ekonomi

    Panasonic Tumbuh 132 Persen Indonesia saat ini memimpin pertumbuhan penjualan produk Panasonic. “Penjualan di Indonesia April-Juli 2016 tumbuh 132 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu,

  • Pil Pahit bagi Kalangan Industri Otomotif

    Kondisi bisnis otomotif di pasar domestik terus tertekan. Kalangan agen tunggal pemegang merek harus berjuang mati-matian untuk bisa menerobos pasar domestik yang kian mengerut dari bulan ke bulan s

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas