Rubrik

gaya hidup > aksen > Cermin Budaya Peranakan


Cermin Budaya Peranakan

Tiga desainer kenamaan menggelar peragaan busana bersama. Ketiganya, yakni Edward Hutabarat, Didi Budiardjo, dan Adrian Gan, ingin mengajak semua orang menyadari bahwa budaya Indonesia yang kita kenal saat ini berakar pada perkawinan berbagai budaya yang masuk Nusantara sejak dulu. Adukan budaya selama berabad-abad ini kemudian membentuk manusia dan budaya Indonesia kini.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Cermin Budaya Peranakan

    Tiga desainer kenamaan menggelar peragaan busana bersama. Ketiganya, yakni Edward Hutabarat, Didi Budiardjo, dan Adrian Gan, ingin mengajak semua orang menyadari bahwa budaya Indonesia yang kita kenal

  • Puisi

    Gong Xi Fat Cay Tahun Baru tahun bahagia Kini telah tiba Penuh syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Kuasa Selamat Tahun Baru Kawan-kawanku Liem Ye Lie, Liem Li Moy, Ahong, dan Tan S

  • Kembali ke Akar

    Pemain film Prisia Nasution (30) menunjukkan rasa cintanya kepada warisan budaya Indonesia dengan rajin menggunakan produk-produk warisan budaya Indonesia. Phia, panggilannya, kerap tampil di depan

  • Konferensi di Napoli Bahas Budaya Indonesia

    JAKARTA, KOMPAS Universita degli Studi di Napoli L’Orientale, Napoli, Italia, yang didukung Kedutaan Besar RI Roma, pada 20-21 Juni lalu menggelar Konferensi Asosiasi Italia untuk Studi Asia Tenggara

  • Hargai Warisan Budaya

    JAKARTA, KOMPASEmosi masyarakat Indonesia memanas ketika muncul tuduhan bahwa Malaysia mengklaim lagu ”Rasa Sayange”, tari reog ponorogo, dan tari pendet, beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut men

  • Kreatif Berkolaborasi

    Tahun baru 2017 akan menjadi tanda kiprah para pemangku kepentingan dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Beragam ikhtiar telah dijalankan pada 2016 agar roda perekonomian bergerak. Kita ingin meli

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas