Rubrik

gaya hidup > aksen > Svarna Archive, Perayaan Cinta Nusantara


Svarna Archive, Perayaan Cinta Nusantara

Puncak perayaan cinta dua insan dalam sebuah perkawinan tidak sekadar upacara meriah dan busana indah. Di mata perancang busana Didiet Maulana, ada nilai edukasi dan preservasi kekayaan warisan budaya Nusantara yang sering kali terlewatkan begitu saja.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Perancang, Perajin, Pengusaha Bersinergi

    Jakarta, Kompas Agar batik lebih berpamor dan populer di negeri sendiri, dibutuhkan sinergi antara perancang busana, pengusaha, dan perajin batik. ?Ditambah dengan munculnya para pegiat batik berusia

  • Klasik Itu Menarik

    Semua hal yang berbau klasik tak dimungkiri selalu menarik. Apalagi apabila dikemas dalam model terkini hingga memunculkan tren baru. Dalam bidang mode pun demikian. Model busana yang pada dasarnya kl

  • Mereka Pesta, Kita Berkarya

    Berpesta menjadi gaya hidup yang cukup terawat di sebagian masyarakat Timur Tengah. Dalam pesta-pesta inilah kaum perempuan berkesempatan untuk memamerkan kecintaannya pada karya mode, yang justru tak

  • Memulai dari Nol

    Tahun ini, perancang busana Barli Asmara mencatat 15 tahun berkarya di bidang mode. Untuk menandai perjalanan kariernya, lelaki kelahiran Bandung tersebut meluncurkan buku berjudul Lima Belas Warsa B

  • Kilasan Kawat Sedunia

    North CarolinaMerancang busana tak hanya memerlukan bakat menggambar atau imajinasi yang kuat, tetapi juga membutuhkan kreativitas. Biasanya, perancang busana memanfaatkan motif kain seperti bunga, ba

  • Tentang Hiasan Leher

    Kegembiraan menyelimuti hati perancang busana Ichwan Thoha yang pekan lalu meluncurkan buku kedua berjudul All about Neckwear di Plaza Indonesia, Jakarta. Buku yang ia garap selama dua tahun tersebut

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas