Rubrik

gaya hidup > aksen > Dua Sisi Biyan


Dua Sisi Biyan

Kontradiksi tidak selalu negatif. Saat dieksplorasi, terlebih dengan semangat kebebasan dan konteks kekinian, hal-hal yang kontras justru bisa bertaut menjadi keindahan. Melalui "Elsewhere", perancang mode Biyan menghadirkan dua sisi yang kontras namun selaras.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Dijamin Tidak Represif

    JAKARTA, KOMPAS Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat menjamin substansi Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional tidak akan represif dan bertentangan dengan supremasi sipil, seperti draf sebelumnya. Ba

  • Cinta sebagai Asas Agama

    Salah satu tanda akhir zaman adalah adanya orang yang banyak beribadat tapi jahil, dan ulama (ahli agama) tapi fasik (justru menyalahi ajaran agama). HR Ibn AdyKita tak pernah tahu pasti apakah Hari K

  • Peneduh Jiwa di Kawasan Padat Ibu Kota

    Berada di tengah kawasan padat Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang sesak oleh hunian dan pusat perbelanjaan, Masjid Said Naum bak oase yang meneduhkan jiwa. Dengan ciri arsitekturnya yang unik, masjid ra

  • Rinjani, Harmoni Alam, Manusia, dan Tradisi

    Eksotisme Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat bukan sekadar sketsa gugusan pantai berpasir putih dengan keindahan matahari terbit dan matahari tenggelam. Pulau ini juga dianugerahi Gunung Rin

  • Macron Ajak Inggris Tetap di UE

    PARIS, RABU Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May di Paris, Rabu (14/6), menyatakan, pintu tetap terbuka bagi Inggris untuk berada di Uni Eropa

  • Ebola Vs WannaCry

    Virus ebola kembali mewabah dan menelan tiga korban jiwa dalam sepekan terakhir di Republik Demokratik Kongo, Afrika. Belajar dari pandemi ebola tahun 2014 yang menewaskan lebih dari 11.300 orang da

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas