Rubrik

gaya hidup > avontur > Semalam di Negeri Dongeng


PERJALANAN

Semalam di Negeri Dongeng

Aroma harum roti yang dipanggang "membelai" indera penciuman tak lama setelah mata terbuka dari tidurnya. Masih pukul 03.00, tetapi tampaknya dapur hotel sudah sibuk menyiapkan sarapan untuk para tamu. Ketika hari mulai terang, tampaklah pemandangan menakjubkan dari balik jendela kayu yang tersibak.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Diduga Depresi, Doni Tega Menganiaya Ibu Kandungnya

    SUKOTJO (65) terbangun dari tidurnya saat mendengar suara lirih seorang perempuan minta pertolongan. Dia pun bergegas keluar rumah dan terkejut saat mendapati tubuh Elizabeth Jupri (79) tengah terka

  • Pegolf Terbaik Dunia Terancam Absen

    Meskipun cabang golf baru dipertandingkan kembali pada Olimpiade setelah 112 tahun, tetapi tampaknya tidak banyak pegolf elite dunia yang mau berlaga di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.Olahraga golf t

  • Semalam di Negeri Dongeng

    Aroma harum roti yang dipanggang ”membelai” indera penciuman tak lama setelah mata terbuka dari tidurnya. Masih pukul 03.00, tetapi tampaknya dapur hotel sudah sibuk menyiapkan sarapan untuk para tamu

  • Manis Legit Kebersamaan dalam Sebungkus Jemunak

    Jemunak selaras dengan anjuran untuk berbuka puasa dengan yang manis. Penganan tradisional ini menawarkan rasa manis dan legit dalam setiap bungkusnya yang mampu melumpuhkan rasa lapar setelah seharia

  • Manis, Segar, dan Gurihnya Kuliner Filipina

    Filipina disebut-sebut menjadi salah satu pusat kuliner baru di dunia. Masakan Filipina tak hanya enak, tetapi juga bercerita banyak tentang kultur budaya rakyatnya. Ada rasa dan kisah panjang yang te

  • Bersanding Nuansa dari Tetumbuhan

    Tetumbuhan di tangan seorang arsitek lanskap Yugo Widyaputra (55) menjadi arena daya kreatif. Yugo menangkap gradasi tetumbuhan dari unsur bentuk daun, batang, buah, sampai aroma bunga serta aroma

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas