Rubrik

gaya hidup > gaya > Anggi yang Mengganggu


FIGUR

Anggi yang Mengganggu

Dari depan layar kaca hingga belakang panggung ketoprak, memorinya merekam keajaiban gambar bergerak dan tata produksi sebuah pementasan. Kini sutradara Yosep Anggi Noen (34) merekam babak demi babak zaman dan menciptakan keajaibannya sendiri dalam dunia bernama sinema.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Tantangan Nakhoda

    Bukan Wakil Presiden Jusuf Kalla kalau tidak melontarkan kalimat yang menarik didengar. Sesuatu yang kecil pun tak jarang dia beri komentar sehingga suasana menjadi segar.Tak terkecuali saat berpidato

  • ”Monster Ningrat” dari Inggris

    Masih ingat dongeng Beauty and the Beast? Seorang pangeran yang dikutuk menjadi sesosok raksasa menyeramkan, sampai ciuman dari seorang gadis yang mencintainya dengan tulus akan mengembalikannya lagi

  • Laku Berdarah-darah dalam Teater

    Sepanjang 21 November-9 Desember, Festival Teater Jakarta bergulir, menjadi panggung bagi 26 kelompok teater. Tak hanya menjadi perayaan bagi laku berlakon, festival itu juga menjadi perayaan pengetah

  • Paramabira yang Subtil dan Spontan

    Dalam 15 tahun terakhir ini semangat berpaduan suara di kalangan mahasiswa Indonesia meluap-luap. Berbeda sekali dengan masa-masa sebelumnya hingga ditarik ke 40 tahun silam. Dulu boleh dibilang, ke

  • Berkesenian di Ladang Pertanian

    Ichsan SnR (42) pernah ditertawakan warga sedesa saat mengajak mereka menanam tomat, tanaman yang tak dianggap di desanya. Saat itu, tak satupun warga Desa Way-Way, Kecamatan Buntu Batu, Enrekang, tem

  • Membangun Desa

    Pemerintahan Joko Widodo rupanya bertekad membangun secara khas desa dengan menyediakan dana khusus pula. Namun, tekad baik ini “terpaksa“, dengan berbagai pertimbangan, dikelola oleh dua kementerian.

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas