Rubrik

gaya hidup > hobi komunitas > Gempita "Record Store Day"


Gempita "Record Store Day"

Bagi penggemar musik sekaligus pencinta rekaman fisik, "Record Store Day" adalah sebuah perayaan untuk terus menikmati musik dengan penuh penghargaan di era digital. Rekaman fisik, selain memberikan pengalaman menikmati musik yang konon lebih baik, juga memberikan kesempatan bagi pencintanya agar lebih intim dengan para musisi dan siapa pun yang terlibat dalam melahirkan karya tersebut.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Motion Blue, Kerinduan Penikmat Jazz

    Rizka Azizah (31) bertepuk tangan cepat dengan rasa girang yang sedikit tertahan ketika Lee Ritenour dan Dave Grusin membawakan komposisi terakhir ”Night Rhythms”. Wajahnya berbinar di keremangan caha

  • Hasrat Kebendaan yang Menyenangkan

    “Record stores can’t save your life. But they can give you a better one.“ Begitulah pandangan penulis buku “High Fidelity“ (1995), Nick Hornby, terhadap keberadaan toko yang menjual rekaman musik. K

  • Album Tiba-tiba

    Band asal Oxford, Inggris, Radiohead, akhirnya mengeluarkan album studio kesembilan mereka dalam bentuk digital, Minggu (8/5). Versi rekaman fisik dikabarkan beredar pada pertengahan Juni mendatang.Pe

  • Inkarnasi Keenam Ponsel LG

    Mempergunakan ponsel andalan LG, yakni G6, yang diluncurkan pada hari Kamis (20/4), layaknya menggenggam ponsel yang benar-benar baru. LG sepertinya belum selesai mencari formula yang pas untuk desain

  • Sebarkan Virus ”Beatbox”

    Billy ”BdaBX” (35) getol menyebarkan ”virus” beatbox, musik dengan bebunyian dari mulut, ke pelosok Nusantara. Melalui komunitas Indo Beatbox, musik jenis itu disebarkan.”Lewat komunitas, mereka puny

  • Enggak Keruan

    Bagaimana rasanya tampil dalam pementasan musik dengan memakai instrumen yang direproduksi dari relief Candi Borobudur? ”Enggak karu-karuan,” ujar penyanyi Trie Utami (48), dengan logat Jawa yang medo

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas