Rubrik

gaya hidup > hobi komunitas > "Grunge" Meraung di Bekasi


"Grunge" Meraung di Bekasi

Gaung musik para pemrotes, banyak orang menyebutnya "grunge", terdengar memekakkan telinga di berbagai tempat. Suara cabikan gitar yang distorsif, lirik yang sering kali apatistik, serta tampilan luar pengusungnya yang apa adanya membuat klan musik ini bertahan. Bahkan, penggemarnya terus bertambah, salah satunya di Bekasi, Jawa Barat.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Bermain-main dengan ”Fashion” Eksperimental

    Di balik sebuah produk mode yang mengagumkan, terdapat sederet hal yang sering kali tidak dilihat atau dipikirkan penikmatnya. Ada konsep sang perancang, uji coba, kerja keras kru pendukung, yang beru

  • Di Balik Lirik-lirik Puitik

    Bagi para penulis lirik puitik, sebenarnya inspirasi mereka datang dari kemauan menggali kekayaan khazanah bahasa Indonesia. Selain mengusung suatu ide, mereka ingin mengungkapkan ide itu dengan cara

  • Bertumbuh lewat Jalan Tubuh

    u Judul: Memo tentang Politik Tubuh: Guru Besar Persatuan Gerak Badan Bangau Putih Gunawan Rahardjau Penulis: Bre Redanau Penerbit: Penerbit Buku Kompasu Cetakan: I, 2016u Te

  • Politik Kemungkinan

    Seperti digambarkan John D Caputo, manusia adalah open-endedness, selalu berada dalam banyak kemungkinan. Bergerak dari satu kemungkinan menuju kemungkinan lain, bahkan tidak menutup kemungkinan ya

  • Pusaran Kehidupan Rama

    Gitaris Nidji, Ramadhista Akbar (32), senang berlama-lama di dalam ruangan khusus di rumahnya yang dipenuhi gitar-gitar koleksinya. Di ruangan itu, sekadar memandang atau mengelus gitar-gitar kesayang

  • AW Subarkah, Setia sampai Akhir

    Sebelas hari lalu, tepatnya Jumat (10/3), suatu pesan pendek masuk ke nomor saya. “Sik ya, aku masih wira-wiri (Sebentar, ya, saya masih mondar-mandir) ke RS. Ada infeksi di kaki kiri, kaki yang war

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas