Rubrik

gaya hidup > kehidupan > Pemanis di Belantara Estetika


Pemanis di Belantara Estetika

Ongkos produksi yang mahal dengan segmen masih terbatas tak menghalangi sejumlah musisi independen Tanah Air merilis album dalam format piringan hitam atau vinil. Meski juga diikuti perusahaan rekaman besar, langkah ini tidak serta-merta menjadikan piringan hitam sebagai produk massal. Di industri musik Tanah Air, piringan hitam baru sebatas pemanis belaka.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Meroketkan Lagi Rock Masa Silam

    Masa silam masih laku dijual. Namun tidak hanya mendagangkan kenangan belaka, beberapa band masa kini secara serius menggarap musik 1970-an. Lagu Koes Plus ”Tjintamu Telah Berlalu” pun berubah jadi ”

  • Gempita ”Record Store Day”

    Bagi penggemar musik sekaligus pencinta rekaman fisik, ”Record Store Day” adalah sebuah perayaan untuk terus menikmati musik dengan penuh penghargaan di era digital. Rekaman fisik, selain memberikan p

  • Album ”Philosophy Gang” Dirilis dalam Format CD

    Setelah dirilis ulang pada 17 Maret oleh La Munai Records dalam bentuk piringan hitam atau vinil, album grup band legendaris asal Bandung, The Gang of Harry Roesli, Philosophy Gang, juga dirilis dalam

  • Untuk Anak Cucu

    Band pop Naif, yang telah aktif sekitar 20 tahun, mengeluarkan ulang tiga album pertama mereka dalam bentuk piringan hitam. Peluncurannya pada Rabu (29/7) di 365 Ecobar, Jakarta, dipenuhi penggemar d

  • Keajaiban di Tengah Perubahan

    Gelas kopi pertama baru saja ia habiskan. Gelasnya besar, di luar ukuran gelas kopi di kafe. Kopinya pahit, tanpa gula. Ia menyeduhnya dengan menubrukkan bubuk kopi dengan air matang bersuhu 98 deraja

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas