Rubrik

gaya hidup > kehidupan > Berburu Oleh-oleh Rasa Artis


BUAH TANGAN

Berburu Oleh-oleh Rasa Artis

Oleh-oleh merupakan cara orang mengomunikasikan dirinya yang baru saja mengunjungi tempat tertentu. Sejatinya, oleh-oleh identik dengan tempat tertentu dan tidak ada di tempat lain. Namun, itu dulu. Kini, oleh-oleh terdefinisi ulang. Tak sekadar penanda tempat, tetapi juga pernyataan identitas sebagai pengagum pesohor. Lantas, oleh-oleh rasa artis pun menjamur.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Atur Pencegahan secara Jeli

    JAKARTA, KOMPAS Aspek pencegahan dalam revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme perlu diatur dengan jeli agar tidak mengabaikan perlindungan hak asasi m

  • Politik Melihat ke Dalam

    Dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla meninggalkan semacam kesan campur aduk. Ada sejumlah pencapaian yang membangkitkan harapan warga, tetapi juga ada beberapa

  • Kemampuan Puskesmas Kita

    Sejak menjadi peserta BPJS, setiap sakit saya harus berobat ke puskesmas terlebih dahulu. Sebenarnya rumah saya dekat dengan rumah sakit, tetapi saya tak boleh langsung berobat ke rumah sakit. Selam

  • Ruang Tamu di Luar Rumah

    Ruang tamu merupakan tempat untuk menerima tamu, bersantai, dan mengobrol. Ciri khas tata ruang tamu dengan sofa, meja tamu, jendela, dan buku-buku yang memunculkan rasa nyaman kini bisa tercipta di

  • Oase di Tengah Sesaknya Kota

    Keberadaan situ atau danau kecil yang terbentuk secara alami di tengah kota menjadi oase dalam arti sesungguhnya. Selain menampung air, situ juga menjadi ruang publik, memberi kesejukan untuk melepas

  • Blitar Semakin Ramah Anak Muda

    Dua tahun terakhir, tempat nongkrong anak muda di Blitar, Jawa Timur, bergeser. Sebagian anak muda tidak lagi ngumpul di warung-warung kopi yang memanfaatkan teras pertokoan, tetapi pindah ke kafe dan

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas