Rubrik

gaya hidup > kehidupan > Indahnya Simfoni Peradaban


MUSIK

Indahnya Simfoni Peradaban

Simfoni indah mengalun di tengah gaduh-riuh kehidupan di negeri ini. Kelompok orkes filharmonik bermunculan di Indonesia. Bandung Philharmonic, Jakarta City Philharmonic, dan Jakarta Concert Orchestra mengajak penikmat untuk mengejar peradaban batin yang lebih halus, lebih canggih, untuk ikut membangun manusia yang bertutur sopan dan berbudi luhur.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Jakarta City Philharmonic, Orkestra untuk Kota

    Dua kali sudah Jakarta City Philharmonic tampil dan mendapatkan antusiasme besar dari penonton. Pentas kedua yang digelar pada Kamis (8/12), di Gedung Kesenian Jakarta, ditonton lebih dari 550 orang

  • Ikon Jakarta yang Berbudaya

    Ketika diajak menjadi Ketua Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta, Anto Hoed mengajukan ”syarat”, yaitu Jakarta harus mempunyai orkes filharmonik. Dan benar, lahirlah Jakarta City Philharmonic pada Nov

  • Untuk Jakarta yang Damai dan Beradab

    Sejak November 2016, Jakarta memiliki orkes filharmonik bernama Jakarta City Philharmonic. Diprakarsai oleh Dewan Kesenian Jakarta, orkes ini dibentuk untuk membangun budaya bangsa yang bertutur sopan

  • Langkan

    Surabaya Berupaya Tetap Kelola SMA dan SMKPemerintah Provinsi Jawa Timur meminta Pemerintah Kota Surabaya merumuskan mekanisme agar tetap bisa membantu pengelolaan sekolah menengah atas dan sekolah m

  • Simfoni-Kantata Mendelssohn di Jakarta

    JAKARTA, KOMPAS Jakarta Concert Orchestra di bawah Konduktor Avip Priatna, Sabtu (12/12) malam esok di Aula Simfonia, Kemayoran, Jakarta, ?akan mempersembahkan dua karya musik klasik yang gemilang

  • Avip Priatna: Bersyukur dan Memuji

    “Semua makhluk yang bernapas pujilah Tuhan Pujilah Tuhan dengan kecapi, Pujilah Tuhan dengan nyanyianmurdquo; [Alles, was Odem hat, lobe den Herrn. Lobt den Herrn mit Saitenspiel, lobt ihn mit

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas