Rubrik

gaya hidup > kuliner > Demam Si Dingin Manis dari Italia


Demam Si Dingin Manis dari Italia

Di Yogyakarta, "es krim" asal Italia yang dikenal dengan nama gelato sedang menjadi demam. Gerai-gerai gelato bertumbuhan bak cendawan di musim hujan. Si dingin nan manis dari Italia itu memang cocok untuk meredam udara panas Yogyakarta yang belakangan terasa membara.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Ali Adrian Targetkan 10 Besar di Sirkuit Misano

    jakarta, kamis Pebalap Indonesia yang turun di ajang balapan World SuperSport 300 atau WSSP300, Ali Adrian Rusmiputro, bertekad bisa menyelesaikan balapan di posisi 10 besar di Sirkuit Misano, Italia,

  • Dari Puglia sampai Sisilia

    Tradisi kuliner Italia sudah lama populer di Tanah Air. Keakraban cita rasa menunya dengan lidah Indonesia tak jarang membuat banyak orang tak menyadari bahwa kuliner yang disantapnya berasal dari

  • Merintis Bisnis dari Hobi

    Sejumlah anak muda merengkuh bisnis yang tidak biasa berdasarkan hobi. Mereka punya benang merah yang sama, senang dengan kegiatan luar ruang, jalan-jalan, dan naik gunung. Dari situ, dengan modal nek

  • Suriah

    Suriah adalah sejarah panjang. Di awal sejarah, wilayah ini dikenal dengan nama Eber Nari (seberang sungai, yakni seberang Sungai Eufrat) oleh orang-orang Mesopotamia. Wilayah yang masuk Eber Nari ada

  • Transjabodetabek Layani Bogor-Jakarta

    JAKARTA, KOMPAS Transjabodetabek, angkutan massal berbasis bus yang berjaringan dengan transjakarta, akan melayani Bogor-Jakarta. Layanan ini sebelumnya sudah ada dengan nama angkutan perbatasan teri

  • Mencatat Kekayaan Pasar

    Makanan dan minuman menyingkap peradaban budaya suatu masyarakat. Keyakinan itu membuat Santhi H Serad (44) rajin “blusukan“ ke pasar tradisional di seluruh Indonesia. Ia mencatat kekayaan dan pengeta

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas