Rubrik

gaya hidup > langgam > Terapi Anak dalam Genggaman


Terapi Anak dalam Genggaman

Orangtua anak berkebutuhan khusus, terutama yang terkendala masalah komunikasi, sering kali kebingungan tindakan apa yang harus dilakukan di rumah untuk membimbing anak. Selepas menjalani rangkaian terapi, seperti terapi wicara ataupun terapi sensori integrasi, mereka tidak tahu apa lagi yang harus dilakukan ketika pulang. Padahal, mayoritas waktu anak-anak ini dihabiskan bersama keluarga di rumah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • GA 425 Sempat Batalkan Pendaratan

    JAKARTA, KOMPAS Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 425 rute Denpasar-Jakarta diminta berputar kembali (go around) sesaat akan mendarat, Minggu (18/6). Tindakan itu dilakukan untuk me

  • Buah Hatiku Bisa Mandiri

    Perubahan cara pandang menjadi kunci utama keberhasilan bagi orangtua ketika membesarkan anak berkebutuhan khusus atau berkemampuan berbeda. Anak-anak ini memiliki bahasa tersendiri yang harus dipah

  • Mikrokosmos Konflik

    Kalau syair-syair Nizar Qabbani tidak mampu melunakkan kekerasan hati dan kepala Israel, apa lagi yang harus dilakukan? Kalau lagu-lagu Fayruz pun tak kuasa membuat Israel peduli pada kemanusiaan dan

  • Rajin Bikin

    Dulu Ade Putri Paramadita tidak pernah tertarik membuat vlog. Ribet. Terlalu banyak usaha yang harus dilakukan. Kini dia justru mulai membuat vlog.”Sebenarnya saya baru mulai bikin vlog. Waktu itu say

  • Keluarga: Tiang Penopang Utama

    Keluarga, unit sosial terkecil, menjadi tiang utama penopang dalam menjalani kehidupan, terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Dukungan total dari keluarga mampu melahirkan mukjizat dalam kehid

  • Luka Kronis Masih Sering Disepelekan

    JAKARTA, KOMPASLuka kronis yang butuh waktu lama untuk penyembuhan masih sering disepelekan. Padahal, risiko kesehatan dan berbagai dampak ikutan akibat pengabaian itu sangat besar. Selain memberatkan

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas