Rubrik

gaya hidup > ruang desain > Retronesia: Dangdut, Jengki, dan Tiga Dara


ARSITEKTUR

Retronesia: Dangdut, Jengki, dan Tiga Dara

Saya datang ke Indonesia pertama kali saat liburan tahun 2005, lebih dari 10 tahun lalu. Musik dangdut menjadi bagian dari liburan itu, musik yang menemani perjalanan. Terpukau, saya menganalisis musik baru itu dalam pikiran. Vokalisasi khas Asia, ketukan rasa Bollywood, liak-liuk seruling, dan suara kencang gitar elektrik menggiring ingatan pada gaya rambut heboh dan semarak suasana. Saat saya mulai tenang dan menghayati, dangdut berubah menjadi musik yang luar biasa, sesuatu yang sangat khas Indonesia.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan daftar dan login untuk mengakses artikel lengkapnya.

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas