Rubrik

gaya hidup > ruang desain > Antara Bertransaksi dan Menikmati Seni


Antara Bertransaksi dan Menikmati Seni

Bank yang biasanya identik dengan kesan serius dan formal perlahan mulai menampilkan wajahnya yang lain. Sebagian bank di Indonesia menghadirkan ruang seni yang ternyata ampuh melunturkan kesan kaku dunia perbankan. Kantor pusat Bank Mandiri memilih menghias koridornya dengan benda seni, sedangkan Bank Tabungan Pensiunan Nasional atau BTPN menyediakan pojok ruang seni.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Hyperloop dan Kebangkitan RI

    Hyperloop adalah visi yang dicetuskan oleh Elon Musk, technopreneur Amerika, pendiri perusahaan Tesla Motor dan SpaceX. Sistem transportasi baru Hyperloop bisa menghubungkan kota seperti Los Angele

  • Baju Safari Kenangan untuk Jimly

    Ada yang berbeda dari penampilan Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie, saat menghadiri syukuran ulang tahun ke-60 Jimly Asshiddiqie, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang juga K

  • Taman Budaya untuk Sehatkan Kota

    Jika peradaban sebuah kota diukur dari keberadaan ruang seni budayanya, sebagian kota di Indonesia sulit memenuhi syarat sebagai kota yang berbudaya. Dari total 33 provinsi di Nusantara, kita hanya me

  • Kisah Anak-anak dari Pohon Karet

    Kebun karet bukan sekadar deretan tanaman. Ia menyimpan sebuah dunia. Menopang sekelompok manusia yang menggantungkan rezeki padanya. Seorang perempuan remaja mengisahkan ayahnya yang berangkat pagi

  • Mereka Datang Saat yang Lain Pulang

    Ketika sebagian orang beranjak ke kampung halaman, Carsih (28) justru hijrah ke Jakarta. Menjelang Lebaran, ibu dua anak itu mencari pekerjaan sebagai pekerja rumah tangga musiman. Kebutuhan ekonomi m

  • Berdiri Empat Jam untuk 5,8 Kilometer

    Bus transjakarta yang biasanya jadi andalan menembus kemacetan Jakarta pagi hari, Senin (12/6), berubah jadi jebakan. Ahmad Ronzi (27) harus berdiri empat jam di dalam bus untuk jarak 5,8 kilometer

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas