Rubrik

gaya hidup > ruang desain > "Bunyi Hujan" di Rumah Balawan


Aku & rumahku

"Bunyi Hujan" di Rumah Balawan

Menemani anak-anaknya tumbuh menjadi seseorang. Menyemai jiwa-jiwa mereka dengan seni secara alami. Inilah hasrat terbesar I Wayan Balawan (45) sehingga rela pindah rumah dari daerah Batuan, yang tenang dan melenakan, ke Denpasar yang macet dan kusut.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas