Rubrik

hiburan > cerpen > Masa Lalu di Meja Makan


Masa Lalu di Meja Makan

Frankfurt Oktober, diramaikan dedaunan yang bagaikan pemain sandiwara sibuk berganti pakaian warna-warni yang berubah-ubah. Angin bergurau dengan helai rambut yang tak tertutup topi, berjuntai di tepi telinga ketika aku berjalan cepat menuju rumah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Wajah Tohpati Bertiga

    Album kedua ”Tohpati Bertiga, Faces” menyuguhkan musikalitas para personelnya yang kian matang, tidak lagi meletup-letup sebagaimana di album perdana mereka, ”Riot”. Jangkauan musik yang mereka sajik

  • Tujuh Tahun Belajar

    Beberapa waktu terakhir, program kapal bantuan untuk nelayan kembali menuai polemik. Rasa waswas muncul dari pelaku galangan kapal yang khawatir realisasi program ribuan kapal bantuan tersebut kembal

  • Perhitungan Angka Kredit Dosen

    Semua dosen mengetahui bahwa kenaikan jabatan fungsional atau pangkat akademik sangat ditentukan oleh jumlah angka kredit. Besaran angka kredit ini sangat ditentukan oleh nilai dari tim penilai ang

  • Sensasi Prestisius Lexus LC500

    Wow!Kata itu segera melintas di benak saat pertama kali melihat sosok Lexus LC500 yang diparkir dengan latar belakang lautan biru di pesisir pantai kawasan Kailua-Kona, Hawaii, Amerika Serikat, Rabu

  • Iklim Investasi Bisa Terganggu

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah sebaiknya mempertimbangkan sentimen bagi iklim investasi pertambangan di Indonesia menyusul batas ekspor mineral bukan hasil pengolahan dan pemurnian di dalam negeri berakh

  • ‎Presiden: Jangan Takut Pilkada

    SYDNEY, KOMPAS Presiden Joko Widodo meminta pengusaha Australia tidak usah khawatir dengan tekanan politik yang terjadi akibat pemilihan kepala daerah di 101 kabupaten, kota, dan provinsi di Indones

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas