Rubrik

hiburan > film > Gado-gado Komedi Pendidikan


Gado-gado Komedi Pendidikan

Dunia pendidikan Indonesia kembali diangkat dalam sebuah film. Kali ini dibalut dalam kemasan komedi remaja melalui film "Stip & Pensil". Banyak topik yang ingin dicetuskan film ini, mulai dari antiperundungan, ketimpangan sosial, hingga kemiskinan perkotaan, dalam porsi yang nyaris sama sehingga rasanya mirip gado-gado.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Komodifikasi Dunia Pendidikan

    Penyalahgunaan dana pendidikan di sejumlah wilayah Nusantara membenarkan argumen bahwa pendidikan sudah jadi komoditas basah dewasa ini. Peserta didik yang belajar sekadar untuk memperoleh ijazah d

  • Dunia Pendidikan Belum Sinkron dengan Dunia Kerja

    JAKARTA, KOMPAS Penyelarasan dunia pendidikan dengan dunia kerja seharusnya dilakukan dengan mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia sehingga diperoleh hasil yang optimal. Sayangnya,

  • Digitalisasi dan Dunia pendidikan

    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah merasuk ke berbagai dimensi kehidupan, termasuk pendidikan. Kemajuan teknologi tersebut, terutama internet, menjanjikan banyak hal dalam dunia pe

  • Dunia Pendidikan dan Industri Siapkan Generasi Z

    MONTREUX, KOMPAS Dunia pendidikan dan industri terus bersinergi menyiapkan kaum muda dari generasi Z yang siap memasuki dunia kerja. Generasi Z yang lahir tahun 1995-2010 sudah mulai memasuki dunia

  • Langkan

    Buku Karya Siswa SMP Kembali Diluncurkan Buku berisi kumpulan karya tulis para siswa SMP Don Bosco II Jakarta kembali diluncurkan, Sabtu (13/5). Buku berjudul Hiruk Pikuk Kota Jakarta dan Lingkungan

  • Pendidikan Kewargaan

    Indonesia memanggil keadaban saat kota-kota terkepung asap kebencian dan orang- orang kesurupan membakar rumah kebangsaannya sendiri. Namun, keadaban yang dipanggil tak kunjung datang saat genting mem

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas