Rubrik

hiburan > layar > Raungan Kencang Sepultura


MUSIK

Raungan Kencang Sepultura

Jika di sepak bola, Brasil punya tim "samba" yang kiprahnya mendunia, maka di musik, mereka punya Sepultura. Band beraliran thrash metal ini menjadi salah satu band yang paling dikenal oleh para penggemar musik ingar-bingar di seluruh penjuru dunia. Sepultura yang dibentuk di Belo Horizonte, pada 1984 ini mengawali tahun 2017 dengan merilis album studio ke-14 bertitel Machine Messiah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Dangdut dan Sepak Bola yang Menyatukan

    Selama masih ada dangdut di Indonesia, saya rasa masih ada sesuatu yang menyatukan kita semua,“ kata anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Yudi Latif, dalam obrolan sore, pekan lalu. Ia meliha

  • Grammy untuk Geraman Dave

    “Dystopia“ adalah album studio ke-15 Megadeth. Lagu-lagu di album itu ibarat “soundtrack“ bagi dunia masa kini yang dikacaukan terorisme dan diskriminasi. Atas aktualitas itu, grup musik metal asal Am

  • Metal yang Mengakar dan Membesar

    Lebih dari 20.000 orang mendatangi festival musik cadas Hammersonic 2017 di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Minggu (7/5). Layaknya ritual, jemaah kaus hitam ini mengelu-elukan band idola mereka, baik da

  • Mempertahankan ”Saudara Sebotol”

    Band rock tak pernah mati. Inilah kepercayaan sekaligus tekad para pemain band rock di daerah-daerah. Mereka mempertahankan eksistensi dengan terus mencipta lagu baru serta membuka berbagai usaha untu

  • Belakang Panggung

    Sebagai musisi indie, vokalis White Shoes & The Couples Company (WSATCC), Aprilia Apsari (35), jelas menyambut gembira Synchronize Fest yang berlangsung 28-30 Oktober dengan memanggungkan band dan pe

  • Sama-sama Menyenangkan

    Tahun 2015 lalu, band pop Base Jam yang beken pada dekade 1990-an beberapa kali bereuni di panggung. Namun, kegiatan itu tidak diikuti salah satu pendirinya, yang juga pemain keyboard, yaitu Anya. Ke

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas