Rubrik

hiburan > layar > Dongeng Koma tentang Kebobrokan


Teater

Dongeng Koma tentang Kebobrokan

Lakon Koma hampir identik dengan kebobrokan. Lakon-lakon yang dimainkannya berputar di sekitar kebobrokan moral, sosial, politik, dan ekonomi sebuah masyarakat. Begitu juga ketika kelompok ini memainkan kembali lakon "Opera Ikan Asin", sebuah naskah saduran dari dramawan Jerman, Bertolt Brecht, di mana keberengsekan berpeluk mesra dengan kebanalan kekuasaan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Babak-babak Penting Coki

    Suara klakson yang bising dan antrean kendaraan bermotor yang nyaris tanpa henti di ruas jalan depan rumah tinggalnya, terpaksa ditelan mentah-mentah oleh Christopher Bollemeyer alias Coki (40) sebaga

  • Konser Ulang Tahun Bonita & The Hus Band

    Bonita & The Hus Band menggelar konser ulang tahun mereka ke-8 pada Rabu (12/4) malam di Erasmus Huis, Jakarta. Konser tersebut sekaligus menjadi momen peluncuran album kedua mereka, Rumah. Konser ban

  • Musik dan Film yang Selalu Menyatu

    Film dan musik telah menjadi kesatuan tak terpisahkan. Meski tak selalu sukses mendongkrak popularitas filmnya, lagu-lagu yang merupakan ”soundtrack” sebuah film punya kesempatan besar untuk merambah

  • Proteksionisme Trump dan Kita

    Pernah ada masa di mana kita, di negara berkembang, berteriak dengan cemas: perdagangan global hanya menguntungkan negara maju! Dan, Donald Trump membatalkan kecemasan itu. Di masa ini yang terjadi

  • Menuntaskan Rindu di Rindu Alam

    Restoran ini memunculkan impresi gambar ikonik rumah di antara dua gunung. Letaknya sangat strategis. Dengan rasa makanan yang tidak berubah, kenangan akan tempat ini melekat di lidah dan hati pengunj

  • Ayah yang Berprinsip

    Russell Crowe hampir identik dengan kekerasan. Tubuhnya yang kekar dan wajahnya yang nyaris selalu dipenuhi kumis dan jenggot mengesankan kejantanan. Film Fathers and Daughters mengubah stereotip itu.

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas